Berita Ogan Ilir

Bantu Kakak di Penjara karena Kasus Kepemilikan Narkoba, Pemuda di Ogan Ilir Ini Justru Jual Sabu

Wahyu Romadhon (18) berniat untuk menolong kakaknya, Imam Wahyudi yang tengah meringkuk di LP Tanjung Raja lantaran kasus kepemilikan Narkoba.

Bantu Kakak di Penjara karena Kasus Kepemilikan Narkoba, Pemuda di Ogan Ilir Ini Justru Jual Sabu
SRIPOKU.COM/RESHA
Tersangka Wahyu Romadhon (18) saat diinterograsi oleh Sat Res Narkoba Polres Ogan Ilir. 

Laporan wartawan sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, Ogan Ilir -- Wahyu Romadhon (18) berniat untuk menolong kakaknya, Imam Wahyudi yang tengah meringkuk di LP Tanjung Raja Ogan Ilir lantaran kasus kepemilikan Narkoba. Sebab, orangtua mereka keteteran mengurusi biaya pengacara dan lain-lain untuk kakak sulungnya tersebut.

Sayangnya, warga Dusun II Desa Sungai Lebung Ulu Kecamatan Pemulutan Selatan ini, harus berurusan dengan Sat Res Narkoba Polres Ogan Ilir dan menyusul kakaknya tersebut.

Pasalnya, ia mengumpulkan uang dengan menjual paket Sabu.

Dari tangannya, petugas mendapati 30 klip paket Sabu dengan berat total 9,38 gram. Sabu tersebut disimpannya dalam kaleng minyak rambut, yang terkuak saat petugas memeriksa dan menggeledah rumahnya.

"Saya niat untuk bantu kakak saya, sekarang di LP Tanjung Raja. Dia butuh biaya untuk persidangan, seperti untuk pengacara dan lain-lain," ujarnya saat diinterograsi di Ruang Idik Sat Res Narkoba Polres Ogan Ilir, Senin (29/7/2019).

Ia mengaku menjual paket Sabu tersebut dengan beragam harga. Termurah Rp100 ribu per paket, hingga Rp150 ribu yang paling mahal.

Narkoba Jenis Sabu di Dubur Awi, Ungkap Rencana 5 Orang Hendak Pesta Sabu di Ilir Timur I Palembang

Dikabari Anaknya Sakit, Novi Warga Sukarame Palembang Ini Jadi Korban Jambret di Jakabaring

Empat Isteri Terdakwa Korupsi Tugu Tapal Batas Palembang-Banyuasin Kembalikan Uang Kerugian Negara

"Saya sendiri yang paketkan," katanya yang juga mengaku ikut mengonsumsi barang haram tersebut.

Sementara itu, Kapolres Ogan Ilir AKBP Gazali Ahmad melalui Kasat Res Narkoba Polres Ogan Ilir Iptu Fajri Anbiyaa mengatakan, tersangka ditangkap saat tengah duduk di pondokan depan rumahnya.

Melihat gelagat mencurigakan, anggota Sat Res Narkoba Polres Ogan Ilir pun langsung melakukan penggeledahan dan didapati barang bukti tersebut.

"Didapat 30 klip paket Sabu dan sebuah Skop dari bekas pipet plastik, serta Bong dari bekas minyak kayu putih," ujarnya saat dikonfirmasi.

Tersangka pun langsung diamankan berikut barang buktinya di Polres Ogan Ilir, untuk dilakukan proses hukum.

Tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (1) dan pasal 112 ayat (1) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

"Ancaman hukumannya 4 sampai 12 tahun penjara," jelasnya. 

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved