Apel Kesiapsiagaan Bencana Karhutla, Jika Diperlukan Muba Akan Lakukan Rekayasa Cuaca

Tidak ingin kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi seperti tahun 2015 silam, upaya yang konkrit terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Mub

Apel Kesiapsiagaan Bencana Karhutla, Jika Diperlukan Muba Akan Lakukan Rekayasa Cuaca
SRIPO/FAJERI R
Bupati Muba H Dodi Reza Alex ketika meninjau peralatan pada apel siaga pencegahan karhutla. 

SRIPOKU.COM, SEKAYU - Tidak ingin kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi seperti tahun 2015 silam, upaya yang konkrit terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Salah satunya dengan menggelar Apel Kesiapsiagaan Personil dan Peralatan Penanggulangan Karhutla di Kabupaten Muba, Senin (29/7/19) di Kecamatan Bayung Lencir.

Inilah 5 Makanan untuk Menurunkan Risiko Penyakit Kanker Prostat

Empat Isteri Terdakwa Korupsi Tugu Tapal Batas Palembang-Banyuasin Kembalikan Uang Kerugian Negara

Kisah Presenter Ini Pilu, Cerai Gegara Suami Nikahi Sahabat yang Jadi Pagar Ayu Pernikahannya Dulu

Bupati Muba H Dodi Reza Alex, mengatakan pada tahun 2019 ini pihaknya terus berupaya dalam mencegah karhutla di Kabupaten Muba. Dalam menekan karhutla pihaknya menegaskan para Camat untuk proaktif dalam menghalau dan mencegah karhutla pada wilayah masing-masing.

"Saya menegaskan kepada para camat harus melaporkan setiap saat dalam penanggulangan karhutla yang ada pada daerah masing-masing. Harus proaktif melakukan sosialiasi dalam mencegah karhutla di wilayah masing-masing,"kata Dodi.

Lanjutnya, pihaknya mengetahui bencana karhutla pada 2015 lalu merupakan peristiwa yang luar biasa, salah satu penyebab karhutla salah satunya lahan gambut. Untuk itu personil penanggulangan karhutla harus siap siaga.

Bersama 7 Provinsi Lainnya, Sumsel Masuk Nominasi Anugerah IPTEK dan Inovasi 2019 Kategori Budhipura

Melawan Keterbatasan, ACT Biayai Para Murid Alor Bersekolah di Pulau Jawa

Dulu Nikah karena Diancam & Alami KDRT, Nasib Artis Cantik Ini Berbalik, Ini Sosok Pacarnya Sekarang

"Dalam mencegah karhutlah itu saya mengeluarkan 7 instrukai Bupati mengenai karhutlah. Pertama Sinkokroniasi, kedua membagi habis tugas penanggulangan karhutla, ketiga memberikan sanksi tegas terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan, keempat optimalasi peralatan, kelima dan keenam memperkuat saranan dan prasarana serta personil, ketujuh segera aktifkan posko-posko karhutla, pemanfaatan dana desa dalam menanggulangi karhutla. "Jika instruksi tersebut ditaati maka Kabupaten Muba akan zero asap,"ungkapnya.

Disinggung tekait kemarau panjang akan melanda Sumsel yang diperkirakan BMKG, apakah Kabupaten Muba akan melakukan rekayasa cuaca pihaknya telah mempunyai plan-plant terkait rekayasa tersebut. 

"Kalau diperlukan rekayasa cuaca atau hujan buatan dalam mengatasi karhutla akan kita lakukan, apabila tidak perlukan ya tidak dilakukan. Faktor dalam merekayasa cuaca salah satunya dengan menggunakan jumlah awan, kita juga akan terus berkoordinasi BNPD dan BPBD Muba terkait hal yang efektif dalam menanggulangi karhutla,"jelasnya. 

Sementara, Dandim 0401/Muba Letkol Arm Saifudin Khairuzzamani, menambahkan pihaknya akan terus berkoodinasi dengan stake holder terkait penanggulangan karhtla. Terkait penindakan pelaku pembakaran pihaknya akan terus berkoodinasi dengan Polres Muba.

"Koordinasi akan terus kita lakukan dalam pencegahan karhutla. Selain itu dalam mencegah karhutla akan ada 100 orang TNI yang akan turun langsung dalam melakukan sosialiasi dan pencegahan karhutla,"ungkapnya. 

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved