Kelompok Muslim Bagi-bagi Tanah; Kekuatan 400 Orang Bersenjata Rakitan, Ternyata Tanah Rampasan

Markas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Serikat Mandiri Batanghari (SMB) pimpinan Muslim di Kawasan Distrik VIII, PT Wirakarta Sakti (WKS), di Kabup

SRIPOKU.COM, JAMBI - Markas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Serikat Mandiri Batanghari (SMB) pimpinan Muslim di Kawasan Distrik VIII, PT Wirakarta Sakti (WKS), di Kabupaten Tanjungjabung, Jambi, dibongkar paksa petugas, Kamis (25/7/2019).

Alasan petugas dari Tim Terpadu Penanganan Konflik adalah mencegah kelompok SMB menggunakan kembali markas tersebut. Seperti diketahui, SMB pimpinan Muslim terlibat aksi perampasan lahan, kekerasan dan penganiyaan terhadap Tim Satgas Karhutla. "Pembongkaran yang dilakukan Tim Terpadu (Timdu) Penanganan Konflik Provinsi Jambi menggunakan alat berat. Bangunan yang berada di lokasi base camp tersebut kini sudah diratakan dengan tanah," kata Anggota Timdu, Sigit Eko Yuwono di Jambi Kamis.

Sekelompok Muslim Rusia Ditemukan Setelah Sembunyi Satu Dekade

Petugas juga membuka "crisis center" bagi anggota SMB yang menjadi korban penipuan Muslim. Seperti diketahui, Muslim menawarkan anggotanya untuk menempati lahan di distrik VIII, yang ternyata merupakan lahan rampasan. "Yang kita fasilitasi hanya korban dari SMB, bukan yang lain karena awalnya mereka tidak mengetahui jika lahan yang dijanjikan adalah lahan hasil rampasan," kata Sigit. Sigit menambahkan, pendirian "crisis center" tersebut bekerja sama dengan aparat kepolisian setempat.

Sementara itu, Direktur Reskrimum Polda Jambi Kombes Pol M Edi Faryadi menjelaskan, sudah ada sekitar 59 orang anggota SMB telah ditetapkan jadi tersangka. Sedangkan jumlah anggota SMB di lokasi diperkirakan mencapai ratusan orang. "Untuk anggota SMB yang di lokasi, diperkirakan sekitar 400 orang," katanya.

Tim Gabungan TNI-Polri tangkap pimpinan dan puluhan anggota kelompok Serikat Mandiri Batanghari (SMB) di Jambi. Penangkapan ini terkait peristiwa pengadangan, perusakan, dan penganiayaan terhadap anggota tim Satgas Karhutla Jambi serta perusakan perumahan dan fasilitas kantor PT Wira Karya Sakti (WKS) beberapa hari lalu yang lalu.

Sebanyak 45 orang anggota dari kelompok SMB yang terdiri dari 41 orang laki-laki dewasa dan 4 orang wanita dibawa ke Mako Brimob. Penangkapan dilakukan pada Kamis (18/7/2019) di kawasan Distrik VIII Kabupaten Batanghari, Jambi. Antara memberitakan, Kapolda Jambi Irjen Pol Drs Muchlis AS, MH beserta pejabat Korem 042/Gapu dan Pejabat Utama Polda Jambi serta Jajaran Polres Tebo terjun langsung dalam pengamanan para pelaku ini. Baca juga: Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku Muchlis AS mengatakan, pasca diamankannya ke 45 anggota kelompok SMB dari kawasan Distrik VIII Kabupaten Batanghari, Jambi, oleh tim gabungan TNI-Polri, kini mereka ditahan sementara di sel rutan Mako Brimob Polda Jambi yang ada di kawasan Kebun Bohok, Kabupaten Muarojambi. "Muslim cs telah terdapat 14 laporan di Polres Tanjab Barat, Batanghari dan Tebo, dan dari 14 tersebut terdapat 9 tindakan kriminalitas yang dilakukannya," kata Muchlis, seperti dikutip Tribunnews Jambi. Ke 45 orang anggota kelompok SMB tiba di Mako Brimob dengan pengawalan ketat dari pihak Kepolisian dan TNI sekitar pukul 02.00 WIB. Selain mengamankan 45 kelompok SMB, tim gabungan TNI-Polri juga mengamankan barang bukti berupa 10 pucuk senjata api rakitan jenis kecepek, tiga bambu runcing, 49 sajam, 47 pisau sangkur, empat peluru tajam, dua unit HT, satu laptop, dua unit motor dan baju kaos TNI sebanyak satu buah. (kompas.com)

Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved