Informasi Haji 2019

Jemaah Haji Kloter 18 Palembang Ketahuan Bawa Beras dan Ketimun

Jemaah Haji Kloter 18 Embarkasi Palembang, Rabu (24/7) diterbangkan menuju Jeddah, Arab Saudi

Jemaah Haji Kloter 18 Palembang Ketahuan Bawa Beras dan Ketimun
Muhammad Husin
DiSITA --Bawaan bawaan jemaah haji yang termasuk kategori disita, termasuk beras dan ketimun 

Laporan Wartawan Sripoku.com/Muhammad Husin

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --Petugas haji embarkasi haji Palembang, Rabu (24/7) menyita sejumlah barang bawaan jemaah haji, sesaat jelang keberangkatan di pintu pemeriksaan X-Ray Asrama Haji Palembang. Dari sejumlah barang bawaan yang dilarang terbang tersebut, petugas haji diantaranya membawa beras dan ketimun sebanyak 2 Kilogram (Kg).

Seperti diketahui pagi sekitar pukul 10.00, jemaah haji Kloter 18 diterbangkan menuju Jeddah dan langsung ke kota Mekkah untuk melaksanakan ibadah umrah, karena masuk rombongan  gelombang kedua. Selain beras dan ketimun yang disita, petugas haji juga mengamankan sejumlah botol air mineral dan makanan, termasuk juga sabun dan parfum di atas 100 ml.

Tidak jelas, apa alasan jemaah sampai membawa beras dan ketimun. Padahal, jatah makan jemaah sudah siapakan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) baik di Mekkah maupun Madinah. Begitu pun sayur, sejenis ketimun, semua tersedia di sejumlah minimaket di kota Mekkah dan Madinah.

Namun sebagian jemaah mengaku, barang bawaan tersebut diangkut atas saran jemaah haji yang sebelumnya sudah berangkat. "Katanya, bawa ini dan bawa itu. Jadi nutur saja," kata salah satu jemaah yang tak bawaan ikhlas digeledah saat petugas melihat melalui x-ray, ada yang mencurigakan.

DIAMANKAN --Barang bawaan yang disita petugas haji jelang keberangkatan akan diserahkan kembali kepada keluarga jemaah haji
DIAMANKAN --Barang bawaan yang disita petugas haji jelang keberangkatan akan diserahkan kembali kepada keluarga jemaah haji (Muhammad Husin)

Sementara Kasubbag Humas Kanwil Kemenag Sumsel H Saefudin Latief  di Media Center Haji (MCH) Embarkasi Haji mengatakan, sebelum jemaah haji diterbangkan ke Arab Saudi,  tas bawaan jemaah haji harus clear. Artinya tidak ada barang bawaan yang dilarang terbang terdapat dalam dalam tas jemaah. Misalnya, gunting, pisau, air minum, parfum di atas 100 ml, korek api, gas dan barang-barang lain.

"Kebetulan, saat pemeriksaan petugas, mereka menemukan barang tersebut, termasuk  ketimun dan beras," kata Saefudin serara menambahkan,  setelah Kloter 18  diterbangkan,  maka selanjutnya Kloter 19 Gelombang kedua yang merupakan Kloter terakhir akan diterbangkan, Kamis (25/7)  pukul 10.00. (sin)

  

Penulis: Husin
Editor: muhammad husin
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved