Lilik Yuliantoro Cuma Bawa Rp 50 Ribu, Gantikan Amien Rais Jalan Kaki Yogyakarta-Jakarta

Lilik Yuliantoro (29), warga asal Blora (Jawa Tengah), mulai Senin kemarin, memulai aksi jalan kaki dari Yogyakarta menuju Jakarta. Aksi yang dimulai

Lilik Yuliantoro Cuma Bawa Rp 50 Ribu, Gantikan Amien Rais Jalan Kaki Yogyakarta-Jakarta
https://www.google.co.id/
Ilustrasi - Amien Rais dan Lilik Yuliantoro. (instagram.com/amienraisofficial dan Tribun Jogja/Andreas Desca Budi Gunawan) 

SRIPOKU.COM, YOGYAKARTA - Lilik Yuliantoro (29), warga asal Blora (Jawa Tengah), mulai Senin kemarin, memulai aksi jalan kaki dari Yogyakarta menuju Jakarta. Aksi yang dimulai dari Tugu Yogyakarta dilakukan seorang diri bermodalkan uang Rp50.000, dengan jarak lebih dari 500 kilometer.

Minta Kapolri Dicopot! Tangan Bergetar Amien Rais Bongkar Kejanggalan Hoax Ratna Sarumpaet

Lilik Yuliantoromelakukan aksi ini untuk menggantikan niat politikus dan mantan Ketua MPR RI. Sebelum Pemilu Presiden 2019 dan pada masa kampanye, Amien Rais yang pernah melontarkan niat akan berjalan kaki dari Yogyakarta ke Jakarta, apabila Presiden Joko Widodo terpilih kembali sebagai presiden. Komisi Pemilihan Umum telah menetapkan bawah pasangan calon presiden Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin, ditetapkan sebagai pemenang dan mengalahkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Lilik mengaku melakukan aksi tersebut karena merasa iba terhadap Amien Rais. Amien Rais yang merupakan dosesn Universitas Gadjahmada itu, mengalami perundungan dari di jejaring media sosial. Warganet kerap menagih nazar Amien Rais berjalan kaki dari Yogyakarta ke Jakarta.

“Aksi ini memang keinginan saya pribadi. Muncul dari hati karena melihat semangat Bapak Amien Rais dalam membangun bangsa. Makanya saya ingin menggantikannya. Selain itu, beliau sudah sepuh. Biarkan sekarang istirahat di rumah,” kata Lilik di Yogyakarat, Senin (22/7).

Lilik Yuliantoro mengaku hanya berbekal uang Rp50 ribu, air minum, dua pakaian, Bendera Merah Putih, dan tulisan yang dikalungkan di leher. Rencananya Lilik akan berjalan kaki selama 22 hari, menumpang tidur di masjid maupun emperan untuk beristirahat sebelum sampai ke tujuan.

Aksi ini tidak terkait dengan afiliasi politik maupun golongan Lilik. Menurut Lilik, ia bukan pendukung golongan manapun dan aksi ini murni dari hatinya. Lilik mengatakan tujuan dari aksinya adalah membangun persatuan masyarakat.

Lilik mengatakan, Amien Rais merupakan sosok yang kritis kepada pemerintah. Namun demikian, Lilik meminta politikus dari Partai Amanat Nasional itu untuk sementara menunda sikap kritisnya agar persatuan untuk menjaga persatuan bangsa.

“Daripada sering dapat perundungan dari masyarakat, lebih baik saya yang melaksanakan. Biar persatuan Indonesia terjaga tanpa ada perbedaan,” kata Lilik.

Untuk mencapai Jakarta, Lilik melewati rute dari Yogyakarta dia berjalan kaki menuju Magelang, Jawa Tengah. Lilik kemudian mengarah ke Temanggung sambil membaca peta menggunakan aplikasi Google Map.

Di Jakarta, Lilik berencana ingin bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Dia juga ingin bertemu Amien Rais dan Prabowo Subianto serta berkunjung ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Saya ingin menyampaikan sepucuk surat Dilan untuk Milea, Mile artinya dari masyarakat, dan wayang Sengkuni,” kata Lilik ketika ditanya apa yang akan dilakukan jika bertemu Presiden Joko Widodo.

Soal wayang Sengkuni yang akan diberikan kepada Presiden Joko Widodo, Lilik mengatakan, hal tersebut tidak dimaksudkan apapun. Lilik saat ini tidak membawa wayang tersebut, namun akan dia beli dalam perjalanan ke Jakarta.

“Wayang belum dibawa, beli di jalan. Sengkuni di Mahabarata, seperti zaman dulu. Amien Rais baik kok, hanya saya suka wayang saja. Saya suka Sengkuni dari dulu,” katanya.

Bukan baru kali ini ada aksi berjalan kaki ke Jakarta. Pada tahun 2014 seorang relawan bernama Giman berjalan kaki dari Malang ke Jakarta. Giman memulai perjalanannya pada 21 September 2014, tiba di Jakarta 13 Oktober 2014.

Giman, anggota Bara JP, berjalan kaki untuk memenuhi nazarnya (ketika itu) apabila Joko Widodo terpilih sebagai presiden. Dalam perjalanan menuju Jakarta Giman sempat mampir di Yogyakarta, namun tidak berhasil menemui Amien Rais.

Saat tiba di Jakarta, Lilik akan menyambangi kantor DPP PAN di Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan. Menurut rencana, di sana dia melakukan orasi menyindir Amien Rais yang bernazar akan berjalan kaki dari Yogyakarta ke Jakarta jika Joko Widodo terpilih sebagai presiden. (Tribun Network/Tribun Jogja/deo)

Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved