News Video Sripo

Kisah Pairun Manut Petugas Kebersihan dari Kabupaten Lahat Sumsel yang Naik Haji

Kisah Pairun Manut Petugas Kebersihan dari Lahat Sumsel Akhirnya Naik Haji 8 Tahun Menunggu, Pairun Petugas Kebersihan Asal Lahat Sumsel Akhirnya Bera

8 Tahun Menunggu, Pairun Petugas Kebersihan Asal Lahat Sumsel Akhirnya Berangkat Haji

SRIPOKU.COM,PALEMBANG - - Setelah 8 tahun menunggu akhirnya Pairun Manut (57) warga RT 12 RW 03, Kelurahan Gunung Gajah, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat berangkat haji tahun ini.

Pairun Manut sendiri merupakan petugas kebersihan atau tenaga kerja sukarela (TKS) kecamatan Lahat Sumsel.

Setiap harinya Pairun mengangkut sampah di wilayah kecamatan dan juga membantu sebagai staff di kelurahan tempat ia tinggal.

Pairun mengatakan berangkat haji saat itu hanya mimpi baginya yang bekerja sejak tahun 2009.

Mendaftar haji berawal dari Pairun mengusulkan bentor kepada Bupati Lahat Saifudin Aswari untuk memudahkan para petugas mengangkut sampah kemudian meraih penghargaan adipura.

Hasil Japan Open 2019 - Atasi Wakil China, Anthony Ginting Melaju

Perusahaan PT Tri Pupa Jaya Dianggap Bisa Dukung Pencegahan Karhutla

Partai Demokrat Rebut Kursi Terbanyak dan Berpeluang Duduki Ketua DPRD OKU Selatan

Pairun yang bekerja ulet itu pun akhirnya pada tahun 2011 di panggil oleh Bupati Lahat.

“Saya tidak menyangka saat saya dipanggil ke kantor dan diberi uang Rp 25 juta dan disuruh menyetorkan ke bank untuk daftar haji, saya sangat terkejut dan mengucapkan rasa syukur,”ungkapnya saat dijumpai Sripoku.com di Asrama Haji Palembang, Selasa (23/07/2019).

Pairun Manut Petugas Kebersihan Naik Haji dijumpai Sripoku.com di Asrama Haji Palembang,Selasa (23/07/2019).
Pairun Manut Petugas Kebersihan Naik Haji dijumpai Sripoku.com di Asrama Haji Palembang,Selasa (23/07/2019). (SRIPOKU.COM/Rahmad Zilhakim)

Pairun suami dari Erlinawati ibu empat anak ini langsung datang ke bank dan mendaftar haji.

Pairun mengatakan memang biaya haji Rp35 juta dan ia giat menyisihkan uang untuk menabung agar dia bisa melunasi biaya berangkat haji.

Inilah 6 Jenis Renovasi yang Justru Turunkan Nilai Jual Rumah

Dulu Wajahnya Imut dengan Rambut Keriting, Kini Penampilan Aaliyah Massaid Tuai Pujian dari Netijen!

Dengan penghasilannya yang hanya Rp 840 ribu perbulan dan bantuan sedekah dari warga, serta pendapatan dari pungut sampah bekas alhasil jerih payah tersebut membuahkan hasil sehingga Pairun bisa melunasi.

"Saya yang hanya mempunyai penghasilan Rp 840 ribu perbulan menyisihkan uang untuk melunasi biaya, dan juga berkat bantuan warga dan hasil pungut sampah,''katanya.

Pairun Manut yang juga Ketua RT ini mengatakan setelah pulang haji nanti masih akan bekerja sebagai petugas kebersihan.

Niat Puasa Dzulhijjah, Puasa Arafah dan Puasa Tarwiyah Sebelum Idul Adha, Pahalanya Sungguh Besar

Penulis: Rahmad Zilhakim
Editor: Ahmad Helmi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved