Berita Muratara

Takut Terperosok Masuk Sungai, Warga Perbaiki Jembatan Gantung Secara Swadaya di Batu Gajah Muratara

Takut Terperosok Masuk Sungai, Warga Perbaiki Jembatan Gantung Secara Swadaya di Batu Gajah Muratara

Takut Terperosok Masuk Sungai, Warga Perbaiki Jembatan Gantung Secara Swadaya di Batu Gajah Muratara
Tribun Sumsel/Rahmat Aizullah
Warga Desa Batu Gajah dan Batu Gajah Baru, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara gotong royong memperbaiki jembatan gantung di desa mereka, Minggu (21/7/2019). 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Rahmat Aizullah

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Warga Desa Batu Gajah dan Batu Gajah Baru, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) memperbaiki jembatan gantung yang menghubungkan desa mereka secara swadaya.

Hal itu dilakukan lantaran kondisi lantai jembatan yang terbuat dari papan itu sudah lapuk, sehingga dikhawatirkan dapat mengancam keselamatan warga yang setiap harinya melintasi jembatan tersebut.

"Jembatan ini dilewati pejalan kaki dan juga sepeda motor, kalau terperosok kan bahaya, makanya warga berinisiatif memperbaikinya secara swadaya," kata Kahar Muzakar (51), warga Batu Gajah pada Tribunsumsel.com, Minggu (21/7/2019).

Dalangi Pencurian Motor di Luar Areal Parkiran PS Mall, Juru Parkir Diringkus

Indro Wakrop Akui Nunung Pakai Narkoba, Ngaku Sendiri Saat Talkshow Pepeng, Terungkap Masa Lalunya

Mencuri Perhatian Publik, Deretan Orang Ini Jadi Terkenal Setelah Pacaran dengan Artis, No 2 Kembar

Jembatan yang membentang di atas sungai Rupit itu merupakan akses vital bagi warga Desa Batu Gajah dan Batu Gajah Baru untuk menyeberangi sungai ataupun pergi ke ladang.

Kahar menilai jembatan itu sangat tidak layak lagi digunakan, mengingat sudah beberapa kali dilakukan perehaban oleh warga secara gotong royong terutama di bagian lantainya.

"Kondisinya sudah tidak layak lagi, kalau dibiarkan takutnya nanti ada orang atau kendaraan yang terperosok ke bawah, jatuh ke sungai, bahaya sekali," katanya.

Dia menambahkan, jembatan itu pernah dijanjikan oleh Pemerintah Kabupaten Muratara akan dilakukan rehab berat pada tahun anggaran 2019 ini.

"Pak bupati pernah bilang langsung ke warga sewaktu meninjau jabatan ini setalah banjir. Beliau bilang akan dibongkar semua, lantainya harus diganti dengan plat besi, karena kalau kayu akan lebih berat," ujarnya.

Raih 4 Medali Emas di O2SN, Kontingen Kabupaten OKU Selatan Duduki Peringkat ke-3 se-Sumsel

Nunung Terjerat Kasus Narkoba 6 Artis Ini Juga Alami Kasus Sama, Ada yang Masih Kecanduan di Penjara

Niat dan Panduan Berkurban Idul Adha 2019, hingga Penjelasan Makan Daging Bagi yang Berqurban

Menurut warga lainnya, Malik (55) mengatakan jembatan gantung tersebut memang sudah seharusnya diperbaiki karena kondisinya saat ini sudah sangat memprihatinkan.

Dia berharap pemerintah daerah menepati janji untuk melakukan rehab berat terhadap jembatan itu, sehingga tidak lagi menimbulkan rasa was-was warga saat melintas.

"Warga Batu Gajah dan Batu Gajah Baru khususnya sangat berharap jembatan ini segera diperbaiki oleh pemerintah, karena rehab secara swadaya oleh masyarakat ini tidak bisa bertahan lama," katanya.

Editor: Welly Hadinata
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved