Breaking News:

Ternyata Masyarakat tak Boleh Sembarangan Buat 'Polisi Tidur', Ini Aturan Hukum & Ancaman Pidananya

Ternyata Masyarakat Tak Boleh Sembarangan Membuat Polisi Tidur, Ini Aturan Hukum & Ancaman Pidananya

Penulis: Nadia Elrani | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/ ANTON
Ternyata Masyarakat Tak Boleh Sembarangan Membuat Polisi Tidur, Ini Aturan Hukum & Ancaman Pidananya 

Ternyata Masyarakat Tak Boleh Sembarangan Membuat Polisi Tidur, Ini Aturan Hukum & Ancaman Pidananya

SRIPOKU.COM - 'Polisi tidur' yang dipasang untuk memperlambat laju kendaraan saat ini sepertinya sudah berubah fungsi.

Bukan untuk kepentingan umum lagi, kini masyarakat dengan leluasa membangun sendiri 'polisi tidur' di depan rumahnya bahkan jarak 'polisi tidur' satu dengan yang lain tak diperhatikan.

Begitu pula ketika mereka membangun 'polisi tidur' di gang sempit dengan alasan agar kendaraan yang lewat tidak ngebut.

Bisakah kendaraan ngebut ditempat sempit?

Padahal kebanyakan polisi tidur malah memicu bahaya bagi pengendara, misalnya motor oleng atau mesin menghantam polisi tidur dan lain-lain.

 

Untuk itu, polisi tidur harus dibuat dengan benar sesuai undang-undang yang mengatur dan kewenangan daerah masing-masing seperti berikut ini:

Peraturan Pembuatan 'Polisi Tidur'

Peraturan tentang polisi tidur tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 82 Tahun 2018, tentang Alat Pengendali dan Pengaman Pengguna Jalan.

Dilansir dari laman Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Kementerian Perhubungan (JDIH), dalam Pasal 2 dan 3 Permenhub 82 Tahun 2018.

Dalam dua pasal tersebut dijelaskan bahwa untuk mengurangi kecepatan ada tiga jenis polisi tidur yang boleh dibangun di jalanan, yaitu Speed Bump, Speed Hump, dan Speed Table.

Ilustrasi Polisi Tidur
Ilustrasi Polisi Tidur (CGTN)

Pelatih Sriwijaya FC Tak Mau Manfaatkan Kondisi PSPS yang Ditinggal Pelatih dan 7 Pemainnya

Tembus Predikat Terbaik, Anyaman Purun Ogan Ilir akan Berangkat ke Pasuruan Jawa Timur

Vonis 6 Bulan Penjara 5 Komisioner KPU Palembang, Ahli Hukum: Hukuman Bisa Ditambah Sepertiga

 

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved