Tembus Predikat Terbaik, Anyaman Purun Dari Kab Ogan Ilir akan Berangkat ke Pasuruan Jawa Timur

Kerajinan Anyaman Purun dari Kabupaten Ogan Ilir, mendapat predikat terbaik pertama saat Pelatihan Dekranasda Craft Creativity Competition 2019

Penulis: RM. Resha A.U | Editor: Budi Darmawan
SRIPOKU.COM/RESHA
Bupati Ogan Ilir Ilyas Panji Alam, bersama pengrajin Anyaman Purun, Karyani di rumah Bupati Ogan Ilir. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, INDRALAYA -- Kerajinan Anyaman Purun dari Kabupaten Ogan Ilir, mendapat predikat terbaik pertama saat Pelatihan Dekranasda Craft Creativity Competition 2019 dan Temu UKM Se-Sumsel 2019 beberapa waktu lalu. Hal itu membuat Home Industry Anyaman Purun yang digawangi oleh Karyani, dikirim ke pelatihan nasional Dekranasda di Pasuruan, 23 - 27 Juli mendatang.

Menurut Karyani, dirinya bangga bisa ikut mengharumkan nama Bumi Caram Seguguk dengan kerajinan Anyaman Purun dari Ogan Ilir ini. Sebab dari 187 peserta, mereka masuk dalam terbaik pertama dan dikirim ke nasional bersama 29 pengrajin lain.

"Dari 187 peserta pelatihan, diambil 30 peserta. Kemudian dirangking lagi jadi 6 besar, kita pertama terbaik," ujarnya saat ditemui di Rumah Bupati Ogan Ilir, Jumat (19/7/2019).

Ia mengaku, kerajinan tersebut merupakan hasil karya dari 20 warga Desa Tanjung Atap, Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir yang ia rangkul. Dimana dari daun tanaman Purun, dianyam dan kemudian dibentuk menjadi berbagai macam karya.

"Seperti sarung bantal, tas belanja, gantungan kunci, sandal hotel dan lain-lain," ungkapnya.

Harganya pun bervariasi tergantung tingkat kesulitan karya. Mulai dari Rp2.500 hingga Rp99.000.

"Kita bangga bisa merangkul pengrajin di desa-desa Ogan Ilir. Di Pasuruan nanti kita akan ikut pelatihan pewarnaan alam, rencananya 23 - 27 Juli nanti pelaksanaannya," jelasnya.

Sementara itu, Bupati Ilyas Panji Alam mengapresiasi hasil karya yang ditunjukkan kepadanya itu. Ia bahkan memborong sarung bantal dan tas belanja, yang dibawa Karyani saat itu.

"Hal seperti ini yang harus kita support terus, terutama bank-bank daerah. Mereka harus didukung modal agar tetap produktif," jelasnya. (mg5)

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved