Berita Palembang

Hadiri Karnaval Kebhinekaan di BKB Palembang, Herman Deru Banggakan Predikat Sumsel Zero Konflik

Karnaval Kebhinekaan dengan tema “Wong Kito Galo Bersatu merajut Kebhinekaan membangun kebersamaan dalam keberagaman guna mewujudkan Indonesia Unggul”

Hadiri Karnaval Kebhinekaan di BKB Palembang, Herman Deru Banggakan Predikat Sumsel Zero Konflik
Dok. Humas Pemprov Sumsel
Gubernur Sumsel H.Herman Deru menghadiri pembukaan Karnaval Kebhinekaan dengan tema “Wong Kito Galo Bersatu merajut Kebhinekaan membangun kebersamaan dalam keberagaman guna mewujudkan Indonesia Unggul” di Pelataran Benteng Kuto Besak, Sabtu (20/7/2019). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Meskipun memiliki masyarakat yang sangat heterogen dan beragam suku dan budaya, Provinsi Sumsel hingga kini masih menyandang sebagai daerah dengan predikat zero konflik. Hal ini menjadi kebanggan tersendiri bagi Gubernur Sumsel H.Herman Deru.

Hal itu diungkapkannya saat menghadiri pembukaan Karnaval Kebhinekaan dengan tema “Wong Kito Galo Bersatu merajut Kebhinekaan membangun kebersamaan dalam keberagaman guna mewujudkan Indonesia Unggul” di Pelataran Benteng Kuto Besak, Sabtu (20/7).

Mengenakan kemeja batik jumputan berwarna kecokelatan, Herman Deru tampak hadir ditemani sang istri yang juga Ketua TP PKK Sumsel Hj Feby Deru.

Gubernur Sumsel H.Herman Deru menghadiri pembukaan Karnaval Kebhinekaan dengan tema “Wong Kito Galo Bersatu merajut Kebhinekaan membangun kebersamaan dalam keberagaman guna mewujudkan Indonesia Unggul” di Pelataran Benteng Kuto Besak, Sabtu (20/7/2019).
Gubernur Sumsel H.Herman Deru menghadiri pembukaan Karnaval Kebhinekaan dengan tema “Wong Kito Galo Bersatu merajut Kebhinekaan membangun kebersamaan dalam keberagaman guna mewujudkan Indonesia Unggul” di Pelataran Benteng Kuto Besak, Sabtu (20/7/2019). (Dok. Humas Pemprov Sumsel)

Beda dari Galih Ginanjar dan Fairuz A Rafiq, 6 Artis Ini Justru Harmonis Pasca Cerai, No 3 Romantis

Ternyata Masyarakat tak Boleh Sembarangan Buat Polisi Tidur, Ini Aturan Hukum & Ancaman Pidananya

Adapun acara yang diinisiasi langsung oleh Polda Sumsel, Polresta Palembang dan Polres Banyuasin bersama Pemerintah Kota Palembang merupakan rangkaian kegiatan HUT ke-73 Bhayangkara dan menyambut Hari Kemerdekaan HUT Ke-74 Republik Indonesia.

Berbagai pertunjukan atraksi secara bergiliran dipertontonkan mulai dari tari kolosal Nusantara, marching band, reog ponorogo, barongsai dan marawis yang dikemas dalam Deville Karnaval Kebhinekaan (Deville 23 Lapisan Masyarakat, Budaya, Agama, Pemuda, TNI, Polri, Komunitas, dll).

Di hadapan ribuan pengunjung yang tampak berjajar di sepajang jalan menyaksikan karnaval kebhinekaan, Gubernur Sumsel H. Herman Deru menuturkan, masyarakat Provinsi Sumsel patut besyukur karena hingga saat ini berkomitmen menyandang predikat zero konflik.

“Tidak lepas dari kinerja luar biasa kita semua sebagai Gubernur Saya sangat mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih luar biasa kepada seluruh masyarakat yang dengan sadar mempertahankan kebersamaan yang kita miliki,” tuturnya saat memberikan Orasi Kebangsaan

Sementara Walikota Palembang H. Harno Joyo dalam kata sambutannya mengatakan kegiatan karnaval kebhinekaan ini bertujuan untuk membangun dan mewujudkan Indonesia yang unggul sekaligus menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia yang kaya akan kebergaman suku, budaya, ras dan agama.

Gubernur Sumsel H.Herman Deru didampingi istri menghadiri pembukaan Karnaval Kebhinekaan dengan tema “Wong Kito Galo Bersatu merajut Kebhinekaan membangun kebersamaan dalam keberagaman guna mewujudkan Indonesia Unggul” di Pelataran Benteng Kuto Besak, Sabtu (20/7/2019).
Gubernur Sumsel H.Herman Deru didampingi istri menghadiri pembukaan Karnaval Kebhinekaan dengan tema “Wong Kito Galo Bersatu merajut Kebhinekaan membangun kebersamaan dalam keberagaman guna mewujudkan Indonesia Unggul” di Pelataran Benteng Kuto Besak, Sabtu (20/7/2019). (Dok. Humas Pemprov Sumsel)

“Keberagaman inilah yang membuat Indonesia kaya yang disatukan dengan pancasila tepatnya sila ke 3 yang berbunyi Persatuan Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika,” katanya

Melalui momnetum ini, Harno menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap terus menjaga persatuan dan kesatuan Republik Indonesia umumnya dan Provinsi Sumsel khususnya.

“Mari jaga silaturahim sehingga terjalin komunkasi yang harmoni dengan seluruh masyrakat. Pemkot Palembang mengucapkan terimakasih atas dukungan masyarakat terhadap perhelatan akbar sehingga dapat sukses. Semoga jalinan kerjasama dapat terus terlaksana dengan baik sehingga dapat bersinergitas guna mewujudkan suasana kondusif di provinsi Sumsel,” pungkasnya. (REL)

Ternyata Masyarakat tak Boleh Sembarangan Buat Polisi Tidur, Ini Aturan Hukum & Ancaman Pidananya

Video: Ada Dugaan Wiko Juga Dianiaya Saat MOS Keluarga dan Kuasa Hukum Melapor Ke Polresta Palembang

Kapolresta Palembang Pastikan Penetapan Tersangka Obby Frisman Sesuai Dengan SOP Dalam Kepolisian.

Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved