Berita Palembang

Jika Anda Punya Ikan Predator Jenis Ini Jangan Dilepas di Sungai, Bahaya Bagi Populasi Ikan Sungai

Ian Aligator ini akan menjadi ancaman bagi keberlangsungan populasi ikan di sungai serta rusaknya ekosistem rantai makanan.

Jika Anda Punya Ikan Predator Jenis Ini Jangan Dilepas di Sungai, Bahaya Bagi Populasi Ikan Sungai
SRIPOKU.COM/YANDI TRIANSYAH
Pemusnahan ikan aligator oleh Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Palembang, Selasa (14/8/2018) di Jalan Akses Bandara SMB II Palembang 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Palembang mengimbau agar masyarakat yang memiliki ikan predator jenis Aligator untuk tidak melepasnya ke sungai.

Pasalnya, ikan ini akan menjadi ancaman bagi keberlangsungan populasi ikan di sungai serta rusaknya ekosistem rantai makanan.

“Kita harap baik warga atau komunitas yang masih memelihara ikan Aligator untuk tidak dilepas ke sungai dan sebaiknya segera diserahkan ke SKIPM Palembang,” jelasnya Kepala SKIPM, Sugeng Prayogo, Jumat (19/7/2019).

Dijelaskannya, tak sedikit warga yang memelihara ikan Aligator sejak kecil. Setelah ikan tersebut telah dewasa mereka tidak lagi mau memelihara sehingga banyak yang melepas ikan Aligator itu ke sungai.

Polsek Muarabeliti Tangkap Pelaku Pencuri Peralatan Sekolah SD Tanah Periuk Muarabeliti Musirawas

Bincang Inspiratif Satu Indonesia Award: Jangan Malu Menularkan Kebaikan untuk Jadi Pemenang

Peringati Hari Bhakti Adhiyaksa (HBA) 2019, Kejari Empatlawang Gelar Donor Darah

“Ada juga yang menjadikan ikan Aligator ini sengaja dijadikan bisnis untuk dijual. Tetapi banyak juga yang memeliharanya ikan itu dari kecil dan setelah dewasa mereka langsung melepas saja," tuturnya.

Sugeng menyebutkan, ikan predator masih ditemukan di beberapa sungai yang ada di Sumsel. Bahkan, pada tahun 2018 lalu pihaknya telah memusnahkan 37 ikan predator jenis Aligator yang didapat dari hasil pemberian warga dan dari berbagai komunitas yang secara sukarela.

"contohnya yang pernah ditemukan aliran sungai di Ogan Komering Ilir (OKI) tahun lalu. Inilah yang dapat mengancam kelangsungan ikan asli Sumsel seperti ikan Botia, Tiger Fish, Belida, patin dan gabus," tutup Sugeng.

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved