3 Tanda Utama Masalah Kandung Kemih yang Harus Kita Waspadai

Ternyata kondisi kandung kemih kita menggambarkan kesehatan kita secara keseluruhan. Frekuensi kita buang air, warna urine, dan kemampuan kita menaha

3 Tanda Utama Masalah Kandung Kemih yang Harus Kita Waspadai
https://www.google.co.id/
Ilustrasi - Sakit perut. (gambarcu.blogspot.com, segar-bugar.tumblr.com/) 

Sering buang air kecil juga bisa merupakan gejala dari kandung kemih yang terlalu aktif.

Kondisi tersebut merupakan kondisi umum dan mudah diobati yang dapat disebabkan oleh beberapa masalah, termasuk kerusakan saraf, obat-obatan, infeksi, kelebihan berat badan dan defisiensi estrogen.

Bagi seorang wanita, kebutuhan untuk sering buang air kecil juga mungkin merupakan tanda organ panggul yang kurang didukung, seperti kandung kemih.

Ini terjadi ketika kandung kemih turun ke lubang vagina, karena otot-otot dasar panggul yang lemah, biasanya terjadi setelah melahirkan.

"Beberapa orang merasa perlu buang air kecil lebih sering di malam hari saat mereka bertambah tua," kata Dr. Rackley.

Menurutnya, orang-orang akan mengalami peningkatan frekuensi buang air kecl di malam hari seiring bertambahnya usia. Kebanyakan orang setelah usia 60 tahun jarang bangun lebih dari dua kali semalam.

"Jadi, lebih dari itu dapat dikaitkan dengan indikasi kesehatan Anda secara keseluruhan," tambahnya.

2. Warna urine berubah
Jika urine kita berwarna merah muda atau kemerahan, dan kita tak mengonsumsi banyak buah bit, blackberry, atau rhubarb, bisa jadi ada darah dalam urin kita.

Ini adalah gejala serius, yang harus Anda temui dokter sesegera mungkin. Menurut Dr Ferrando, darah dalam urine adalah tanda adanya hal yang tak normal dan membutuhkan perhatian medis.

" Urine yang berdarah bisa menjadi indikasi kanker," ucap dia.

Halaman
123
Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved