Berita Ogan Ilir

Saksikan Rekonstruksi Pembunuhan Suaminya, Mardiah Minta Kembalikan Kepala dan Tangan Suaminya

"Kembalikan kepala dan tangan suamiku. Aku belum menganggap Karoman mati kalau kepala dan tangannya belum ketemu...

Saksikan Rekonstruksi Pembunuhan Suaminya, Mardiah Minta Kembalikan Kepala dan Tangan Suaminya
SRIPOKU.COM/RESHA
Istri Korban mayat mutilasi, Mardiah saat mengikuti rekonstruksi ysng menewaskan suaminya, Karoman (40). Karoman menjadi korban kasus Pembunuhan disertai mutilasi di Desa Pinang Mas, Kecamatan Sungai Pinang Kabupaten Ogan Ilir, beberapa waktu lalu. 

Laporan wartawan sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Mardiah mencoba kuat, saat mengikuti rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi yang menewaskan suaminya, Karoman (40).

Rekonstruksi tersebut melibatkan dirinya sebagai saksi.

Rekonstruksi yang mengambil 81 adegan kemarin Rabu (17/7/2019) dipimpin langsung oleh Kapolres Ogan Ilir, AKBP Gazali Ahmad didampingi Kasat Reskrim AKP Malik F dan Kapolsek Tanjung Raja AKP Asfanol Amri di halaman Polsek Tanjung Raja serta pihak dari Kejaksaan Tinggi Negeri.

Tak hanya itu, tersangka yang ditetapkan oleh Polres Ogan Ilir, Ibrahim (23) juga dihadirkan untuk memberikan keterangan.

Saat diwawancarai, Mardiah mengaku kesal dengan pelaku yang telah menewaskan tulang punggung keluarganya itu.

Sehingga, ia mengaku kesusahan usai meninggalnya Karoman.

"Selama ini Karoman itu lah yang menghidupi kami. Sekarang kami susah, beruntung masih banyak yang membantu kami," ujarnya saat diwawancarai.

Ia mengaku tak bisa tidur kala mengingat pelaku lain masih berkeliaran di luar.

Apalagi sampai saat ini, kepala dan kedua tangan korban belum ditemukan meski satu tersangka telah diamankan oleh Polres Ogan Ilir.

Halaman
12
Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved