Berita Lahat

Bupati Lahat: Begitu Mengkhawatirnya Peredaran Narkoba, Pergi Mancing Saja Sambil Isap Narkoba

Narkoba sudah menyebar di semua lapisan masyarakat. Bahkan, dikatakan Bupati Lahat, Cik Ujang, SH pergi mancing saja ada yang hisap narkoba.

Bupati Lahat: Begitu Mengkhawatirnya Peredaran Narkoba, Pergi Mancing Saja Sambil Isap Narkoba
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Pemusnahan barang bukti di halaman Kejaksaan Negeri Lahat. 

Laporan wartawan sripoku.com, Ehdi Amin 

SRIPOKU.COM, LAHAT - Peradaran narkoba di Kabupaten Lahat, saat ini sudah sangat menghawatirkan. Betapa tidak, dari 105 perkara kasus yang ditangani Kejaksaan Negeri Lahat, kasus narkoba menjadi kasus paling tinggi dengan 82 kasus.

Ironisnya lagi, narkoba sudah menyebar di semua lapisan masyarakat. Bahkan, dikatakan Bupati Lahat, Cik Ujang, SH pergi mancing saja ada yang isap narkoba.

"Narkoba ini sudah merajalela pergi mancing saja sambil isap narkoba. Saya berkomitmen untuk memberantasnya dan akan dimulai dari Pemkab Lahat. Akan kita bersihkan kalau ada ASN yang terlibat narkoba. Untuk itu, bagi ASN jangam coba coba jika terbukti tidak akan ada perlindungan, "tegas Cik Ujang, setelah usai melakukan pemusnahan barang bukti dari perkara tindak pidana umum yang telah memiliki kekuatan hukum tetap ( Inkracht ), di halaman Kejari Lahat, Kamis (18/7).

Disisi lain, Cik Ujang mengungkapkan akan segera membentuk tim terpadu bersama forkompinda Kabupaten Lahat. Tim tersebut juga akan mengupayakan pencegahan.

"Langkah awal saya ingin ASN dulu dibersihkan, "tegasnya.

Ikan Louhan Asal Palembang Ditawar Puluhan Juta Rupiah, Makin Jenong Plus Corak Mutiara Makin Mahal

Diduga Kurang Hati-hati, Truck Trailer Tabrak Pengendara Motor Hingga Terseret Sejauh 10 KM.

Pelaku Begal di Silaberanti Kecamatan SU I Palembang Ini Dilumpuhkan dengan Timah Panas Polisi

Sementara, Kajari Lahat, Jaka Suparna SH mengatakan dari 105 perkara kasus narkoba menjadi kasus paling tertinggi yakni 82 kasus, sehingga kasus narkoba menjadi kasus tertingi di Kabupaten Lahat.

" Kasus narkoba paling banyak sampai 82 kasus. Lima kasus senpira dan 18 kasus tipiring," Kata Jaka Suparna SH.

Jaka menyebutkan, barang bukti yang dimusnahkan diantaranya narkoba sebanyak 82 perkara.

Berupa 8 batang ganja atau 155,546 gram, 112, 001 gram sabu, 15 butir atau 5,943 gram tablet MDMA atau Ekstasi.

"Hal ini menjadi tugas dan kewajiban bersama tidak mungkin diselesaikan sendiri. Peran serta toko masyarakat, toko agama dan orang tua juga sangat penting," ucapnya.

Kemudian, pihaknya terus memberikan pemahaman kepada generasi remaja, melalui jaksa masuk sekolah, supaya tidak terjebak penyalahgunaan narkotika.

" Menjadi pemikiran bersama. Bersinergi bersama semua lapisan stakeholder untuk memerangi penyalahgunaan narkoba," ajaknya.

Sementara dalam pemusnahan barang bukti, hadir Polres Lahat, Dandim 0405 Lahat, kepala pengadilan Negeri dan jajaran forkompinda lainya.

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved