Berita Palembang

Asap Kebakaran Hutan dan Lahan Bisa Sebabkan Tumor Ganas, Ini Saran Dokter untuk Pencegahannya

Asap Kebakaran Hutan dan Lahan Bisa Sebabkan Tumor Ganas, Ini Saran Dokter untuk Pencegahannya

Asap Kebakaran Hutan dan Lahan Bisa Sebabkan Tumor Ganas, Ini Saran Dokter untuk Pencegahannya

Laporan wartawan Sripoku.com, Haris Widodo

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumatera Selatan beberapa bulan terakhir dapat memberikan efek buruk terhadap kesehatan Sumsel terutama dari asap kebakaran hutan.

Dr Kurniati Enisari yang merupakan dokter umum dan juga mendalami obat-obatan herbal dan kecantikan memberikan tips dalam menjaga kesehatan, terutama yang disebabkan dari asap atau aroma asap kebakaran hutan.

“Untuk menjaga kesehatan kita akibat dari asap baiknya masyarakat dapat menghindari paparan langsung pada asap baik itu terjadinya pada pagi hari dan juga malam hari," ujar Dr Kurniati Enisari kepada Sripoku.com, Kamis (17/7/2019).

"Karena dari partikel asap itu sendiri dapat menyebabkan timbulnya penyakit seperti ISPA, alergi, gangguan pernapasan bahkan yang paling parah dapat menyebabkan tumor ganas. Sebab dalam partikel tersebut ada benda asing yang tidak dapat diterima pada tubuh kita,” ujar Dr Kurniati Enisari.

Ia juga menyarankan untuk menggunakan masker bila hendak pergi keluar rumah ataupun aktivitas kerja.

Selain itu mengonsumsi makanan yang bergizi agar dapat membuat tubuh tidak drop dan dapat menstimulun tubuh.

Makanan yang sangat dianjurkan seperti sayuran dan buah-buahan terutama yang kaya protein.

Sementara itu, menurut Kabid Humas BPDB Sumatera Selatan, Anshori mengatakan saat ini titik-titik api atau hot spot di Sumsel sudah mulai berkurang bahkan dalam keadaan normal.

“Untuk di Sumsel sendiri hot spot atau titik api sudah mulai berkurang yang tadinya mencapai puluhan sekarang sudah mengurang sekitar 8-6 titik. Namun kami telah kerahkan personel sebanyak 1.115 orang untuk memadamkan dan menjaga apabila ada titik panas api lagi yang tersebar di seluruh Sumsel,” ujarnya.

Ia menambahkan jika dilihat dari satelit sendiri bahkan saat ini tidak ad

Penulis: Haris Widodo
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved