Berita Palembang

FUI Sumsel Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Lorong Santai Kertapati Palembang Sambil Bertausiah

FUI Sumsel Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Lorong Santai Kertapati Palembang Sambil Bertausiah

FUI Sumsel Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Lorong Santai Kertapati Palembang Sambil Bertausiah
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Ketua FUI Sumsel Drs H Umar Said 

FUI Sumsel Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Lorong Santai Kertapati Palembang Sambil Bertausiah

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Ketua Forum Umat Islam (FUI) Sumatera Selatan Drs H Umar Said mengkapkan sudah menjadi tradisinya setiap menyerahkan bantuan ke masyarakat diiringi dengan tausiah pendek.

"Ini pulalah yang akan kita lakukan ke saudara kita para korban kebakaran di Sungki Kertapati. Kita sedang berkoordinasi agar bisa bertemu langsung dengan warga yang tertimpa musibah. Bukan sekadar datang menyerahkan bantuan ke posko saja. Tapi langsung ke objeknya sambil bertausiah," ungkap Umar Said kepada Sripoku.com, Rabu (17/7/2019).

Menurut Umar Said, pihaknya akan datang ke lokasi kebakaran di Lorong Santai RT 28 Kelurahan Ogan Baru Kecamatan Kertapati (Sungki), Kamis (18/7/2019).

"Kita akan serahkan langsung kepada warga berupa berasa dan mie instan dari dana para dermawan yang dihimpun FUI Sumsel. Setiap kali FUI datang itu, kita kumpulkan dan selalu menyempatkan bertemu langsung dengan warganya memberikan tausiah pendek," kata Umar.

Video: Kapolda Sumsel, Kapolresta Palembang dan Bhayangkari Bantu Kebakaran Lorong Santai Kertapati

Uang Urunan Rp 17 Juta dari PDAM Untuk Korban Kebakaran Sungki

ACT Sumsel Lakukan Pendampingan Psikososial Pada 95 Anak-Anak Korban Kebakaran Sungki

BERITA FOTO : Tak Punya Seragam, Bocah Korban Kebakaran di Kertapati Palembang Tetap Masuk Sekolah

Adapun tausiah yang disampaikan kepada warga yang menerima musibah, FUI selalu mengingatkan bahwa yang namanya bencana itu merupakan bagian ujian Allah SWT yang harus diterima dengan sabar, ikhlas, tawakal dan berdoa.

"Semoga di balik musibah ini Allah akan mengganti dengan nikmat dan rahmat di kemudian hari yang lebih baik lagi," ujarnya.

Umar juga menyebut, seperti orang yang beriman ketika mendapat nikmat wajib bersyukur. Sebaliknya ketika mendapat musibah wajib bersabar.

"Syukur dan sabar itu sama-sama mendapatkan pahala dari Allah SWT," pungkasnya.

Edi Alfian SH, Lurah Ogan Baru Kecamatan Kertapati menyambut baik setiap kedatangan bantuan.

"Tentu kami atas nama korban dari 2 RT mengucapkan terima kasih penghargaan sebesar-besar atas bantuan yang disalurkan untuk 137 KK korban terdampak kebakaran."

"Untuk makan pagi siang malam dari dapur umum. Di sini ada 113 rumah yang terbakar tediri 137 KK, atau 548 jiwa," kata Edi Alfian SH.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved