Siswa SMA Taruna Palembang Meninggal

Siswa SMA Taruna Palembang Tewas Saat MOS, KPAID Desak Polisi Usut Internal dan Eksternal Sekolah

Siswa SMA Taruna Palembang Tewas Saat MOS, KPAID Palembang Desak Polisi Usut Internal dan Eksternal Sekolah

Siswa SMA Taruna Palembang Tewas Saat MOS, KPAID Desak Polisi Usut Internal dan Eksternal Sekolah
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Palembang Romi Afriansyah 

Siswa SMA Taruna Palembang Tewas Saat MOS, KPAID Palembang Desak Polisi Usut Internal dan Eksternal Sekolah

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Palembang Romi Afriansyah mendesak agar pihak kepolisian mengungkap tuntas pihak yang terlibat atas kelalaian kegiatan MOS (Masa Orientasi Sekolah) hingga menewaskan siswa SMA Taruna Indonesia Palembang bernama DB (14), Sabtu (13/7/2019) lalu.

"Ini kan kasusnya lagi diselidiki polisi. KPAID mendesak untuk segera diungkap siapa-siapa yang terlibat."

"Baik itu siswa maupun pembinanya. Termasuk pihak sekolah jika terbukti ada kelalaian itu bisa diusut."

"Dari kelalaian itu bisa diurut-urutkan. Apakah kelalaian internal sekolah memang ada unsur eksternal yang memberi izin atau memerintahkan. Seperti Diknas Sumsel perlu diperiksa juga," ungkap Romi Afriansyah, Selasa (16/7/2019).

Menurut Romi, sudah dua tahun terakhir ini sistem pelaksanaan MOS dengan unsur kekerasan ini sudah gencar disosialisasikan untuk dilarang.

Kapolresta Palembang: Tak Tutup Kemungkinan Ada Pelaku & Korban Lain Kasus Tewasnya Siswa SMA Taruna

SEDANG BERLANGSUNG Link Live Streaming Persipura Jayapura Vs Madura United, Kick-off

Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli Ungkap Kronologi Penangkapan Tersangka Sabu-sabu 3 Kg Jaringan Aceh

Jalankan 8 Pabrik Uang, Begini Istana Megah Inul Daratista, Punya Taman Bermain Bak Toko Mainan

 

"Diknas Provinsi mestinya harus juga mensosialisasikan. Harusnya sudah tidak ada lagi. Carilah formulasi yang lebih mendidik, edukatif dan tidak mengandung unsur kekerasan."

"Diknas harusnya komitmen ke sekolah-sekolah. Jangan pas kita ajak sosialisasi, pecak-pecak dak tahu," kata Romi.

Komisioner KPAID Palembang menyesalkan dan tak ingin pihak terkait dalam hal ini Diknas Sumsel agar jangan menunggu ada korban baru mulai lagi gencar.

Halaman
12
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved