Modus Tanya Keberadaan Adik, 3 Pria Rampas HP Remaja Di Atas Jembatan Ampera

Lantaran tak diberikan HP, kemudian pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis parang dan mengarahkan terhadap korban dan langsung merampas HP

Modus Tanya Keberadaan Adik, 3 Pria  Rampas HP Remaja Di Atas Jembatan Ampera
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
petugas SPKT Polresta Palembang, ketika mendatangi TKP kejadian perampasan HP korban Ba dan Wen, Selasa (16/7). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Lagi-lagi aksi pencurian dan kekerasan kembali terjadi diatas jembatan Ampera. Kali ini dialami korban Revo (25) warga Muara Dua Kisam Kabupaten Oku Selatan.

Informasi yang dihimpun, kejadian yang dialami korban berawal saat korban bersama dua temannya yakni Bayu (15) dan Wendra (18) sedang berfoto diatas jembatan ampera pada selasa (16/7) sekitar pukul 00,30 .
Lalu, saat sedang berfose foto-foto, kemudian ketiga korban di dekati oleh 3 orang laki-laki dengan modus menanyakan adik mereka terhadap para korban.

" Panik pak waktu bertemu mereka. Nah waktu mereka tanya-tanya kami bilang tidak tahu," ungkapnya kepada petugas, saat melapor.

Tiba-tiba, salah satu pelaku langsung melihat HP korban yang dipegangnya. Namun korban tak memberikannya. Lantaran tak diberikan HP, kemudian pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis parang dan mengarahkan terhadap korban

" Teman saya saat itu mempertahankan HPnya, namun tiba-tiba pelaku mengeluarkan sajam langsung menusuk bagian lengan sebelah kirinya," ungkapnya.

Pengakuan Obi Frisman, Tersangka Kasus Tewasnya Siswa SMA Taruna Indonesia Palembang, Minta Maaf

Jadi Informan Polisi, Ramli Hasan Basri Ditikam Mahidin Hingga Tewas, Ini Rekonstruksinya

Tak hanya itu, pelaku lainnya juga mengancam ketiganya dan langsung merampas HP milik Revo dan Bayu. " Terdesak, kami langsung minta tolong karena teman kami terluka dan mereka langsung kabur melarikan diri," ungkapnya lagi.

Akibat kejadian itu, korban Revo mengalami luka pada bagian tangan kiri dan langsung dilarikan kerumah sakit, serta kehilangan 1 unit HP merk Vivo Y 93 milik Revo dan 1 unit HP merk Vivo Y71 milik Bayu.

Kapolresta Palembang: Terus Lakukan Pendalaman, Tak Menutup Kemungkinan Ada Pelaku dan Korban Lain

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara, melalui Kepala SPKT Polresta Palembang, AKP Heri membenarkan adanya laporan terkait curas.

"Benar, telah terjadi tindak pidana pencurian dan kekerasan yang dialami pelapor bersama kedua temannya, dan laporan sudah diterima," ungkap Heri. (diw).

Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved