Siswa SMA Taruna Palembang Meninggal

Kadisdik Sumsel Sesalkan Kasus Tewas Siswa SMA Taruna Palembang, 'Sudah Diwanti-wanti Setiap Tahun'

Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Drs Widodo mengatakan menyesalkan kasus meninggalnya Delwyn Juliandro, siswa SMA Taruna Nusantara Indonesia Palembang

Kadisdik Sumsel Sesalkan Kasus Tewas Siswa SMA Taruna Palembang, 'Sudah Diwanti-wanti Setiap Tahun'
Tribun Sumsel/Shintadwi anggraini
Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Drs Widodo dan rombongan saat melakukan sidak ke SMA Taruna Indonesia Palembang, Senin (15/7/2019). 

Kadisdik Sumsel Sesalkan Kasus Meninggalnya Siswa SMA Taruna Palembang, Sebelumnya Sudah Diwanti-wanti

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Drs Widodo mengatakan menyesalkan kasus meninggalnya DB, siswa SMA Taruna Nusantara Indonesia Palembang, tadi pagi.

SMA Taruna Nusantara Indonesia Palembang merupakan sekolah semi militer.

"Saya prihatin dan menyesalkan karena sudah diwanti-wanti setiap tahun bahkan setiap jelang tahun ajaran baru agar kegiatan pengenalan sekolah tidak ada kekerasan fisik dan mental," ujarnya saat dihubungi tribunsumsel.com, Sabtu (13/7/2019).

Dia juga mengatakan kiranya semua kegiatan masa orientasi sekolah (MOS) ditujukan sepenuhnya dan penuh kesadaran semata untuk membuat siswa baru nyaman.

Merasa diterima, mendidik, dan membuat mereka tahu bahwa di tingkat sekolah lanjutan tingkat atas anak-anak semakin mandiri kenal kakak kelas, tata usaha, guru, kasek dan keluarga besar itu.

"Saya minta ini benar-benar kejadian terakhir, tidak ada lagi tindakan yang mengakibatkan kejadian seperti itu yang bisa alasan pembenaran," katanya.

Dia juga mengatakan agar bedakan kekerasan dengan tindakan yang bersifat mempersiapkan fisik anak agar fisik kuat.

Orang tua korban sudah melapor ke Polresta Palembang, Sabtu (13/7/2019).

Saat ini jenazah DB disemayamkan di RS Bhayangkara Palembang.

Berdasarkan informasi yang Tribunsumsel.com kumpulkan, sebelum meninggal DB sempat dibawa ke rumah sakit Myria Palembang pada pukul 04.00 pagi tadi. Ia kemudian meninggal dunia.

BR, orangtua DB yang merupakan warga Tulung Selapan Ilir melaporkan kejadian ini ke Polresta Palembang, Sabtu (13/7/2019).

Namun orang tua korban belum mau memberikan keterangan lebih lanjut soal kronologi dan informasi lainnya.

Ada lebam pada bagian lutut anaknya yang dianggap tak wajar.(Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Melisa Wulandari)

Editor: Sudarwan
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved