Berita Palembang

Ketua Fraksi NasDem Sesalkan Penerimaan Pegawai BUMN tidak Serap Alumni Lokal Sumsel

Ketua Fraksi NasDem DPRD Sumsel H Eddy Rianto SH MHum menyesalkan penerimaan pegawai PTBA tidak ada menyerap dari alumni perguruan tinggi Sumsel

Ketua Fraksi NasDem Sesalkan Penerimaan Pegawai BUMN tidak Serap Alumni Lokal Sumsel
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Ketua Fraksi NasDem DPRD Sumsel H Eddy Rianto SH MHum 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Ketua Fraksi NasDem DPRD Sumsel H Eddy Rianto SH MHum menyesalkan penerimaan pegawai PTBA tidak ada menyerap dari alumni perguruan tinggi Sumsel seperti Unsri.

"Kita menyesalkan PTBA yang menambang mutiara hitam di Sumsel tidak memikirkan tenaga kerja dari Sumsel. Ini saya mendapat informasi dan saya coba cek ternyata benar," ungkap H Eddy Rianto SH MHum, Jumat (12/7/2019).

Eddy mengatakan kalau ini terus menerus, sementara alumni dari perguran tinggi di Sumsel yang memilki potensi akan menjadi pengangguran di daerah sendiri.

"Seharusnya mereka diberdayakan. Tahun ini ribuan calon mahasiswa yang memperebutkan jurusan FT Tambang di Unsri. Berarti diminati dan diakui FT Tambang Unsri oleh anak dari penjuru Indonesia," kata politisi Partai NasDem.

Ketika tamat tahun ini satupun tidak ada alumni Unsri maupun perguruan tinggi di Sumsel tidak ada yang lolos.

"Ini mestinya jadi skala prioritas. Ini harus disikapi Pemprov dan DPRD agar memberikan peluang kerja terhadap alumni daerah. Jangan mereka terikat dari oknum pejabat di perusahaan tersebut hanya menerima dari alumninya saja," pinta Eddy yang juga Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Sumsel.

H Eddy Rianto SH MHum
H Eddy Rianto SH MHum (SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ)

Kembali Berprestasi di Hollywood, Joe Taslim Resmi Perankan Sub-Zero di Film Mortal Kombat

Telkomsel Pastikan Kenyamanan Layanan Komunikasi Sejak di Asrama Haji hingga di Tanah Suci

Ia menyebut, hasil bumi mutiara hitam di Sumsel dikeruk habis. Walaupun ini untuk Indonesia, tapi paling tidak PTBA memberdayakan warga Sumsel. Harus ada skala prioritas.

"Saya sudah berkoordinasi dengan Ketua Komisi V H Fahlevi Maizano SH MH siap mengakomodir. Informasi yang saya dapat sekarang ini di dalam situ dari alumni ITB dan Universitas Andalas yang dipegang di PTBA," ujarnya.

Eddy berharap seluruh perusahaan di Sumsel baik tambang minyak, batubara dan lainnya memberikan peluang kerja persentasenya kepada warga Sumsel. Jangan menjadi pengangguran intelek dan penonton di Bumi Sriwijaya.

Sementara Ketua Komisi V H Fahlevi Maizano SH MH menyatakan agar pengaduan tersebut sebaiknya dikirimkan ke komisi untuk diteruskan ke pimpinan dewan.

"Agar ada dasarnya, buatkan dan masukkan surat pengaduannya ke kita. Pengaduannya atas nama siapa agar kita bisa minta penjelasannya. Yang bisa mengeluarkan surat keluar itu pimpinan DPRD. Memang untuk perusahaan yang ada di Sumsel setidaknya memperhatikan juga wong lokal," kata politisi PDIP yang akrab disapa Kak Boy.

Sekretaris Perusahaan PT Bukit Asam Tbk, Suherman ketika dikonfirmasi mengatakan pihaknya akan mengecek ke SDM dan panitia penerimaan pegawai.

"Saya check dulu ke SDM dan Panitia penerimaan Pegawai. Tahun ini penerimaan untuk S1 dan D3 dilakukan serentak melalui Kementerian BUMN. Infonya sampai saat ini proses rekruitment masih berlangsung, jadi belum ada yang diterima," kata Suherman kepada Sripoku.com.

Galih Ginanjar, Rey Utami & Pablo Benua Tersangka, Fairuz Tulis Kalimat Ini, Hotman: Kenapa Memelas?

Innalillahi Wainnailaihi Rojiun, Kabar Duka dari Pendiri Warkop DKI, Sosok Kuat di Belakang Layar

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved