Berita Musi Banyuasin

Jenazah Chelsea Olivia Ditemukan 10 Meter dari Tempatnya Tenggelam di Sungai Musi Kabupaten Muba

Chelsea Olivia bocah berumur 12 tahun yang tenggelam di Sungai Musi Kawasan Musi Banyuasin pada Kamis kemarin akhirnya ditemukan, Jumat (12/7/2019).

Jenazah Chelsea Olivia Ditemukan 10 Meter dari Tempatnya Tenggelam di Sungai Musi Kabupaten Muba
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Jasad Chelsea Olivia (12) korban tenggelam di Sungai Musi Kabupaten Musi Banyuasin ditemukan Jumat (12/7/2019). 

Laporan wartawan sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU - Tenggelamnya Chelsea Olivia bocah berumur 12 tahun di aliran Sungai Musi kemarin, akhirnya ditemukan dari tempatnya berenang sejuah 10 meter Jumat (12/7/19) sekitar lukul 13.00 WIB.

Penemuan jasad korban tersebut setelah tim BPBD Muba melakukan pencarian dan hanya sekitar 10 meter dari Ponton tempat mandi korban.

"Alhamdulillah sekitar pukul 13.00 WIB tadi jenazah Chelsea sudah ditemukan dan akan diserahkan kepada pihak keluarga. Korban ditemukan dengan jarak 10 meter tidak jauh lokasi ia mandi," kata Kepala BPBD Muba, Indita Purnama. 

Pencarian yang dilakukan tersebut dilakukan bersama pihak TNI, Polri dan masyarakat sekitar. Korban mengapung setelah tim melakukan penyelaman, saat ditemukan korban sudah tidak bernyawa.

Presiden Mahasiswa Universitas Sriwijaya Berharap Rektor Terpilih Bisa Pro ke Mahasiswa

Tiga Calon Rektor Unsri (Universitas Sriwijaya) Lolos ke Tahapan Selanjutnya, Berikut Biodatanya

Hasil Sidang DKPP, KPU dan Bawaslu Kabupaten Musi Banyuasin tidak Terbukti Melanggar Kode Etik

"Terkait tenggelamnya korban ini, kami menghimbau, kepada orang tua untuk mengawasi anak-anak supaya tidak bermain di area Sungai yang deras. Orang tua harus mengawasi anak masing-masing ketika bermain di dekat sungai, semoga kejadian seperti ini tidak terulang kembali,"jelasnya.

Sementara, orang tua korban yakni Nurhela sangat bersedih atas kepergian anaknya, ia mengetahui sang anak tenggelam ketika tetangga berteriak ada anak tengelam di sungai musi.

"Saya lagi istrihat dan warga ngomong bahwa ada anak umban dayo (tenggelam di air), saya langsung melihat ketika disana termyata sandal anak saya,"ujarnya.

Sebelumnya korban pamit untuk pergi bersama teman-temannya ke Kirab Sekayu Water Front. Dirinya juga menyampikan terhadap sang anak untuk tidak mandi di sungai musi.

"Saya ngomong sama dia jangan mandi di sungai musi, karena saya mimipi ia berenang. Dia memang tidak bisa berenang,"tutupnya.

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved