Berita Musi Banyuasin

Sandra Korban Penembakan Misterius di Sungai Keruh Musi Banyuasin Meninggal Dunia di RSUD Sekayu

Sandra bin Muhara (24) Warga Dusun 7 Desa Gajah Mati Kecamatan Sungai Keruh, Musi Banyuasin yang ditembak orang tak dikenal akhirnya meninggal dunia.

Sandra Korban Penembakan Misterius di Sungai Keruh Musi Banyuasin Meninggal Dunia di RSUD Sekayu
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Sandra bin Muhara (24) korban penembakan misterius di Sungai Keruh Muba saat pulang dari rumah pacaranya akhirnya meninggal dunia, Kamis (11/7). Jenazah Sandra saat disemayakan di rumah duka. 

Laporan wartawan sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU - Setelah dirawat selama seminggu di RSUD Sekayu korban penembakan misterius Sandra bin Muhara bin Gimbar (24) Warga Dusun 7 Desa Gajah Mati Kecamatan Sungai Keruh, Muba meninggal dunia.

Sandra meninggal dunia di RSUD Sekayu, Rabu (10/6/19) sekitar pukul 20.30 WIB setelah mendapatkan perawatan intensif.

Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti SE MM, melalui Kapolsek Sungai Keruh Iptu Ade Nurdin, mengatakan korban meninggal dunia sekitar pukul 20.30 WIB di RSUD Sekayu.

Korban meninggal dunia akibat luka yang dialami setelah ditembak orang yang tidak dikenal ketika pulang dari rumah pacarnya.

"Korban dirawat di rumah sakit salama satu minggu dalam keadaan sadar tetapi tidak bisa berkomunikasi, penyebabnya diduga karena luka yang dialami korban. Dari tubuh korban sebanyak 2 proyektil yang berhasil diangkat,"kata Ade, Kamis (11/7/18).

Lanjutnya, kejadian penembakan tersebut terjadi di Jalan Sindang Marga sekitar pukul 20.30 WIB, Rabu 4 Juli 2019.

Korban Sandra ketika itu baru pulang dari rumah kekasihnya yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

Dishub PALI Pastikan Ujicoba Angkutan Batu Bara Melintasi Wilayah Kabupaten PALI Ditunda

Wong Palembang Ramai-ramai Hadiri Pemakaman Prof Natabaya di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata

Meski Target 3 Poin, Jeki Arisandi dari Persita Tangerang tak Mau Jumawa Menghadapi Sriwijaya FC

"Pada saat dalam perjalanan pulang korban dipepet oleh 2 orang tidak dikenal dengan menggunakan sepeda motor, tanpa aba-aba pelaku langsung menembak korban dengan senjata api rakitan (Senpira) jenis kocok. Korban langsung tersungkur dan bersandar pada sepeda motor miliknya,"ungkapnya.

Usai melakukan penembakkan pelaku langsung melarikan diri, sementara Sandra menghidupkan senter Handphone miliknya dan memencet klakson untuk meminta bantuan.

Halaman
12
Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved