Berita Palembang

Motor Kesayangan Jundiah, Hilang dari Garasi Rumah Anaknya, Padahal Sudah Terkunci dan Digembok

"Ya pak anak saya itu keluar untuk membeli makanan, pas mau membuka pintu pagar dia melihat motor saya sudah hilang," katanya.

Motor Kesayangan Jundiah, Hilang dari Garasi Rumah Anaknya, Padahal Sudah Terkunci dan Digembok
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Jundiah (51), ketika melaporkan ke Polresta Palembang, lantaran hilang motor ketika menginap di rumah anaknya, Kamis (11/7). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Niat hati ingin menginap di rumah anaknya, membuat B Jundiah (51) warga Jalan Puding, Kelurahan 20 Ilir, Kecamatan IT I harus kehilangan motor Honda Beat BG 6212 ABG dibawa kabur maling.

Atas kejadian tersebut Jundiah ditemani anaknya Randi Gaga (29) Warga Perum Sejahtera Blok B1 No 11, Kecamatan Gandus Palembang mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Kamis (11/7).

Informasi yang dihimpun, kejadian itu terjadi pada hari ini (Kamis-red) sekitar pukul 05.30 di Perum Sejahtera Blok B1 No 11, Kecamatan Gandus Palembang.

"Niat hati saya pak untuk menginap di tempat anak saya ini (Randi-red), kemudian motor kesayangan saya diparkir dalam garasi dengan stang terkunci serta digembok bagian cakramnya," ungkapnya kepada petugas piket SPKT Polresta Palembang.

Meski Target 3 Poin, Jeki Arisandi dari Persita Tangerang tak Mau Jumawa Menghadapi Sriwijaya FC

Tim Emergency Response ACT Sumsel Sigap Bantu Korban Kebakaran di Kertapati Palembang

Kabupaten Empatlawang Punya Kopi, Tapi Lampung yang Punya Nama, Ini Kata Kadis Pertanian

Tak berselang beberapa menit, Randi (Saksi) kaget melihat motor ibunya tidak berada di garasi. "Ya pak anak saya itu keluar untuk membeli makanan, pas mau membuka pintu pagar dia melihat motor saya sudah hilang," katanya.

Kemudian pelapor bersama saksi mencari dan bertanya kepada orang sekitar, namun tidak ada hasil.

"Kami sudah cari dan bertanya kepada orang sekitar pak tapi tidak ada yang tahu pak," katanya.

Sementara, Kasat Reserse Kriminal Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kepala SPKT Polresta Palembang AKP Heri membenarkan adanya laporan terkait pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) R2.

"Laporan sudah kita terima dan akan kita lakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), kemudian akan ditindaklanjuti oleh unit Reskrim Polresta Palembang. Untuk pasal yang digunakan, kita akan menerapkan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara lima tahun, bila terbukti bersalah," tutupnya. 

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved