Berita PALI

Cegah Titik Api Meluas, Tim Terpadu Karhutla Kabupaten PALI Tiga Bulan di Lapangan Padamkan Api

Tim terpadu Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) gabungan dari Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PALI

Cegah Titik Api Meluas, Tim Terpadu Karhutla Kabupaten PALI Tiga Bulan di Lapangan Padamkan Api
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Tim Terpadu Karhutla Kabupaten PALI turun langsung ke tiap Kecamatan selama lebih dari 3 bulan untuk menanggulangi Kebakaran lahan. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan Riangga

SRIPOKU.COM, PALI -- Tim terpadu Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) gabungan dari Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PALI (Penukal Abab Lematang Ilir), TNI, Polri serta Satpol PP turun langsung kelapangan selama lebih dari tiga bulan guna memadamkan api, Kamis (11/7/2019).

Tim Terpadu Karhutla ini berjumlah 75 personil yang akan tersebar di lima desa masing-masing 15 orang di lima kecamatan Kabupaten PALI.

"Hingga saat ini Kabupaten PALI sudah ditemukan 44 titik api dan yang mendominasi Kecamatan Abab. Dari itu kita langsung terjunkan personil untuk bertugas hingga 3 bulan kedepan bahkan bisa lebih untuk cegah Karhutla meluas," ungkap Kepala BPBD PALI, Junaidi Anuar saat pelepasan Tim Terpadu Karhutla Kabupaten PALI, Kamis.

Menurut Junaidi, hal ini lantaran sesuai dengan prediksi BMKG yang memprediksikan bahwa musim kemarau diperkirakan hingga Bulan November mendatang.

Selain dari 75 personel Tim Terpadu Karhutla, Tim Manggala Agni dari Kementrian Kehutanan juga turun langsung ke lapangan.

Dari lima desa tersebut diantaranya, Desa Suka Damai Kecamatan Takang Ubi, Desa Tempirai Kekecamatan Penukal Utara, Desa Sungai Lalan Kecamatan Penukal, Desa Karang Agung Kecamatan Abab dan Desa Tanah Abang Timur Kecamatan Tanah Abang.

"Mereka akan bertugas mensosialisasikan serta mencegah agar tidak terjadi Karhutla. Selain itu kita juga berharap peran aktif semua masyarakat untuk tidak membakar lahan, karena Karhutla tanggung jawab semua elemen baik TNI, Polri BPBD masyarakat dan pengusaha," jelasnya.

Cukup Bayar Rp 300 Ribu, Sebanyak 3.064 MBR di Palembang Dapat Bantuan Sambungan PDAM

Nasi Bungkus dan Pempek di Palembang Kena Pajak, Begini Tanggapan Anggota Komisi II DPRD Palembang

Tindak Tegas

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten PALI Syahron Nazil berkata, bahwa dengan bertugasnya tim terpadu Karhutla ini di tiap kecamatan diharapkan bisa bertugas sebagai mana mestinya.

"Sosialisasikan lah secara persuasif kepada masyarakat, namun harus diiringi dengan ketegasan. Dari itu kita berharap tindak tegas sesuai undang-undang jika ada warga kedapatan membakar lahan," ungkap Syahron Nazil.

Menurut Sekda, dimusim panas saat ini sangat rentan terjadi bencana, seperti kebakaran hutan dan lahan.

Hal tersebut, kata dia tidak hanya berdampak pada lingkungan tetapi juga bisa mengancam nyama.

"Kita sangat berterimakasih kepada Tim Terpadu ini, diharapkan bisa menanggulangi bencana kebakaran dan lahan di Bumi Serapat Serasan," ujarnya.

 

Tangkal Berita Hoax!, Finalis Bujang Gadis Palembang (BGP) 2019 Belajar Jurnalistik ke Graha Tribun

Bacaan Niat Puasa Arafah & Tarwiyah, Dua Puasa Sebelum Idul Adha, Ini Waktu dan Keutamaannya

Penulis: Reigan Riangga
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved