Pencoleng asal Tanggo Rajo Ini Dibekuk Tanpa Perlawan Usai Beraksi di Lorong Khotib Palembang

Pencoleng asal Tanggo Rajo Ini Dibekuk Tanpa Perlawan Usai Beraksi di Lorong Khotib Palembang

Pencoleng asal Tanggo Rajo Ini Dibekuk Tanpa Perlawan Usai Beraksi di Lorong Khotib Palembang
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Putra, pelaku curas perampasan HP, ketika diringkus unit Pidum, Polresta Palembang, tadi subuh. 

Pencoleng asal Tanggo Rajo Ini Dibekuk Tanpa Perlawan Usai Beraksi di Lorong Khotib Palembang

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Pencoleng asal Tanggo Rajo Ini, Dibekuk Tanpa Perlawan Usai Beraksi di kawasan Lorong Khotib 7 Ulu Palembang.

Putra (26) dari Lr Tanggo Rajo ini, diamankan Unit Pidana Umum (Pidum) Polresta Palembang.

Pencoleng asal Taggo Rajo ini, yang merupakan warga Tanggo Rajo 7 Ulu Palembang ini,  diringkus petugas pidum Polresta Palembang, Pimpinan Kanit Pidum, Iptu Ginting tanpa perlawanan di rumahnya, Rabu (10/7) sekitar pukul 01. 00, dini hari.

Dimana Sang Pencoleng ini, lantaran telah melakukan aksi pencurian dan kekerasan (curas) terhadap korbannya Alex Saputra (16) warga Jalan KH Azhari Lorong Khotib Kelurahan 7 Ulu Kecamatan SU I Palembang.

Informasi yang dihimpun, kejadian ini berawal saat Putra bersama seorang pelaku lainnya mendatangi rumah korban pada Sabtu (15/6) sekitar pukul 23.30.

Saat itu korban berkumpul bersama dengan kedua tetangganya yakni Imam Depriadi (17) dan dan Wahyu (17) didepan rumah korban.

Tiba-tiba datang pelaku langsung memukul korban dengan tangan kosong dan merampas HP merk Xiaomi Redmi 4 warna gold milik korban.

Usai merampas HP korban, keduanya langsung pergi meninggalkan korban di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sambil membawa HP milik korban.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kasubnit Pidum Ipda Andrean membenarkan pihaknya berhasil mengamankan pelaku curas.

"Benar, pelaku berhasil kita amankan tak jauh dari rumah dan tanpa perlawanan. Hingga kini pelaku masih dimintai keterangan terkait salah seorang pelaku lain yang hingga kini masih kabur," ungkap Yon.

Sedangkan, Putra saat ditemui diruang piket Reskrim mengaku nekat melakukan aksinya tersebut lantaran tindak memiliki pekerjaan.

Ditanya soal HP yang dicuriannya,

"hasil curian tersebut telah dijualnya dan hasilnya dibagi dua dengan satu pelaku lainnya," katanya.

"Setelah HPnya di jual duitnya kami bagi dua, dan sekarang uangnya sudah habis saya pakai untuk jajan dan membeli rokok," ungkapnya lagi menyesali perbuatannya.

Editor: Hendra Kusuma
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved