Berita Palembang

Kebakaran di Sungki Kertapati Palembang Ratusan Rumah Ludes, Sempat Terdengar Suara Ledakan 3 Kali

Terdengar Suara Ledakan 3 Kali Kebakaran di Sungki Kertapati Palembang, Ternyata Ini Penyebab Kebakaran

Kebakaran di Sungki Kertapati Palembang Ratusan Rumah Ludes, Sempat Terdengar Suara Ledakan 3 Kali
SRIPOKU.COM/SYAHRUL HIDAYAT
Kebakaran di Jalan Ki Kemas Rindo, Lorong Santai, RT 26, 28 RW 5, Kelurahan Ogan, Kecamatan Kertapati Palembang, Rabu (10/7/2019). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kompos gas ditinggal dalam keadaan menyala, dan diduga meledak, ratusan rumah semi permanen terbuat kayu (Rumah Panggung) di Jalan Ki Kemas Rindo, Lorong Santai, RT 26, 28 RW 5, Kelurahan Ogan, Kecamatan Kertapati Palembang ludes terbakar, Rabu (10/7/2019).

Informasi yang dihimpun, peristiwa kebakaran ini terjadi ini sekitar pukul 09.38, dimana api berasal dari salah satu rumah warga RT 28 yakni Asmawati (50) hingga api dengan cepatnya membakar rumah disekitarnya.

"Saya tadi awalnya melihat asap dari rumah Asmawati, lalu saya teriak, kebakaran, kebakaran, tak lama warga berhamburan. Dan terdengar suara ledakan sebanyak 3 kali, kayak bunyi dentuman, " ungkap Amri.

Tampak Kepulan asap yang dari lokasi musibah kebakaran yang diketahui terjadi di kawasan Sungki Kertapati Palembang, Rabu (10/7/2019)
Tampak Kepulan asap yang dari lokasi musibah kebakaran yang diketahui terjadi di kawasan Sungki Kertapati Palembang, Rabu (10/7/2019) (SRIPOKU.COM/SYAHRUL HIDAYAT)

BREAKING NEWS : Terjadi Kebakaran di Palembang, Kepulan Asap Membumbung Tinggi di Sungki Kertapati

54 Desa di OKU Selatan Terima Bantuan Program PAMSIMAS

Meski Anak Wakil Walikota, Untuk Hidup Tahan Menjadi Kuli

Mendengar suara ledakan, Lanjutnya, warga berhamburan keluar rumah. Dengan alat seadanya, warga pun memadamkan kobaran api.

Namun angin yang kuat dan jalan kondisi jalan yang sempit, menyusahkan petugas pemadam kebakaran untuk masuk ke dalam lokasi.

Api pun dengan cepat melalap puluhan rumah warga.

"Api nya cepat sekali pak membesar, pemadam pun sudah masuk ke lokasi. Jadi dengan alat seadanya kita berjibaku memadamkan kobaran api. Sedang petugas pun terpaksa masuk lokasi dengan memanjang selang," Katanya.

Pantauan Sripoku.com di lapangan, kobaran api pun berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.45.

Ketika ditemui dilokasi, Ketua RT 28, A Kasim mengatakan, api berasal dari rumah Asmawati yang meninggalkan rumah dengan kompor gas menyala. "Dia ini pak meninggalkan rumah dengan kompor gas menyala karena sedang masak. Akibatnya rumahnya terbakar dan terdengar suara ledakan hingga tiga kali," ungkapya, Rabu (10/7/2019).

Dikejar Anggota Polantas Polda Sumsel, Pelaku Begal di Sukarami Palembang Sembunyi di Semak-semak

Sekda Sumsel, Nasrun Umar Minta Gerakan Anti Narkoba Berperan Aktif Perangi Narkoba

6 Hal Tentang Salmafina Sunan, Mantan Istri Taqy Malik yang Manja dan Dekat dengan Sunan Kalijaga

Namun dengan kondisi angin yang kencang, lanjut dia, api langsung membakar rumah disekitarnya hingga puluhan warga dari RT 28 dan RT 26 berlarian ke luar rumah.

"Akibat kebakaran ini warga kaget dan keluar rumah dengan kondisi seadanya serta ada beberapa warga juga menyelamatkan beberapa barang berharganya karena melihat kondisi api yang semakin besar hingga Menghanguskan ratusan rumah," ungkapnya.

Sedangkan, Lurah Ogan Baru, Edi Alvian menjelaskan, akibat kejadian kebakaran ini 60 Kepala Keluarga (KK) dari RT 26 dan 90 KK dari RT 28 harus kehilangan tempat tinggal akibat insiden kebakaran ini.

"Kebakaran yang terjadi ini menurut data yang kita dapatkan ada sekitar 100 rumah yang terbakar, insiden kebakaran ini dilatari oleh salah satu warga yang meninggalkan rumah dengan kondisi kompor gas menyala atau sedang memasak," katanya.

Gaya Hidup Bak Sosialita, 5 Artis Ini Justru Dikabarkan Terlilit Utang, No 5 Kini Sedang di Penjara

Gubernur Sumsel Herman Deru Sebut Tahun 2018 Polri Selamatkan Uang Negara Rp 2,3 Triliun

Sunan Kalijaga Sebut Hoax Soal Kabar Salmafina Sunan Pindah Agama hingga Salahkan Teman Putrinya

Sementara, Kapolsek Kertapati, AKP Polin Eternal Agustinus Pakpahan membenarkan adanya kebakaran yang terjadi di Jalan Ki Kemas Rindo, Lorong Santai, Kelurahan Ogan, Kecamatan Kertapati Palembang.

"Asal api belum dapat kita pastikan, namun informasi yang beredar api berasal dari salah satu warga yang minggalkan rumah dalam kondisi kompor gas menyala, untuk kerugian materi belum dapat kita pastikan," tutupnya, sambil mengatakan untuk kerugian rumah sekitar 100 unit rumah, dan untuk korban jiwa dalam kebakaran ini tidak ada korban jiwa.

Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved