Bupati Muaraenim Panen Raya Padi Sawah Tadah Hujan

Bupati Muaraenim Ir H Ahmad Yani MM, secara simbolis melakukan Panen Raya Padi Sawah Tadah Hujan IP 200 Gapoktan Sumber Harapan di Desa Tanjung Jati,

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Budi Darmawan
SRIPOKU.COM/ari
Panen Raya : Bupati Muaraenim Ir H Ahmad Yani MM, secara simbolis melakukan Panen Raya Padi Sawah Tadah Hujan IP 200 Gapoktan Sumber Harapan di Desa Tanjung Jati, Kecamatan Muaraenim, Kabupaten Muaraenim, Rabu (10/7). 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM,---Bupati Muaraenim Ir H Ahmad Yani MM, secara simbolis melakukan Panen Raya Padi Sawah Tadah Hujan IP 200 Gapoktan Sumber Harapan di Desa Tanjung Jati, Kecamatan Muaraenim, Kabupaten Muaraenim, Rabu (10/7/2019).

Bupati Muaraenim Yani mengatakan, salah satu ancaman yang saat ini menghantui umat manusia di seluruh dunia adalah kekurangan bahan pangan, dimana populasi manusia dibumi semakin bertambah, sedangkan daya dukung Iahan untuk menghasilkan bahan pangan terbatas. Oleh karena itu, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian menargetkan peningkatan produksi padi nasional pada tahun 2019 sebesar 84 juta ton, yang bersinergi dengan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Dikatakan Yani, pada tahun 2018 Produksi Padi Kabupaten Muaraenim sebesar 173.900,07 ton Gabah Kering Panen dengan Luas panen seluas 38,406 Ha dan produktivitas padi sebesar 45,28 Kwintal/hektar.

Tahun 2019 target produksi padi Kabupaten Muaraenim sebesar 186.061 ton gabah kering panen, dengan sasaran luas panen 39.577 ha dan produktivitas rata-rata 47,01 Kw/Ha. Oleh karena itu pihaknya mengajak kepada seluruh petani untuk meningkatkan luas panen dan produktivitas padi tahun 2019 ini, sehingga diharapkan target produksi padi Kabupaten Muaraenim akan dapat dicapai.

Adapun upaya yang dilakukan untuk peningkatan produksi dan luas panen diantaranya melalui Peningkatan Indeks Pertanaman (IP) dari semula 100 menjadi 200, IntensifIkasi Pertanian, Ekstensifikasi Pertanian, Penggunaan Benih Padi Unggul lnbrida seluas 4.000 Hektar, Penggunaan pupuk dan herbisida seluas 2.000 Hektar.

Dikatakan Yani, Pembangunan pertanian di Kabupaten Muaraenim tidak terlepas dari Pengembangan Infrastruktur, sarana dan Prasarana pertanian melalui dana APBN maupun APBD. Pada tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Muaraenim melalui dana APBN akan melaksanakan Pengembangan padi rawa melalui kegiatan SERASI (Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani) seluas 2.000 ha di Kecamatan Muara Belida dan Sungai Rotan, Pengadaan Alat Mesin Pertanian berupa Hand Tranctor, Pompa Air, Cultivator, RMU dan Power Threser. Pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT), Jaringan Irigasi, Irigasi Pompa dan Embung. Pembangunan dan Rehab Balai Penyuluhan Pertanian. Program Asuransi Usaha Tani Pertanian (AUTP) dan Bantuan Benih Unggul Bermutu Program Kegiatan Pembangunan Pertanian melalui dana APBD Kabupaten Muaraenim tahun 2019.

"Saya bangga dengan masyarakat Desa Tanjung Jati dan sekitarnys terutama Gapoktan Sumber Harapan," tukasnya.

Untuk itu, Yani mengharapkan semoga kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, melainkan dapat diteruskan dan ditingkatkan pada musim-musim tanam berikutnya serta dapat menginspirasi pengembangan pertanian Metode IP 200 ke seluruh desa di Kecamatan-kecamatan dalam Kabupaten Muaraenim.(ari)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved