Berita PALI

Bermodal Golok Sendri Rampas Empat Unit Handphone Milik Remaja yang Sedang Buang Air Kecil

Tiba-tiba di waktu yang sama pelaku Sendri muncul dari semak-semak arah belakang korban sambil mengayunkan senjata tajam jenis golok panjang.

Bermodal Golok Sendri Rampas Empat Unit Handphone Milik Remaja yang Sedang Buang Air Kecil
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Pelaku Sendri berserta barang bukti diamankan Tim Tapak Rimau Polsek Tanah Abang Kabupaten PALI. 

Laporan wartawan sripoku.com, Reigan

SRIPOKU.COM, PALI - Seorang remaja Sendri (19) warga Dusun I Desa Raja Selatan Kecamatan Tanah Abang Kabupaten PALI (Penukal Abab Lematang Ilir) ditangkap Tim Tapak Rimau Jajaran Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polisi Sektor Tanah Abang Kabupaten PALI.

Pelaku Sendri ditangkap pada Selasa (9/7/2019) sekitar pukul 10.00 WIB lantaran ulahnya merampas empat Handphone (Hp) milik Riski Ardiansyah (17) dan tiga orang rekannya warga Dusun V Desa Siku Kecamatan Empat Petulai Dangku Kabupaten Muaraenim dengan bermodal sebilah golok.

Informasi dihimpun di lapangan, kejadian bermula pada Senin (8/7/2019) sekira pukul 16.00 WIB, saat korban Riski Ardiansyah (17) warga Dusun V Desa Siku Kecamatan Empat Petulai Dangku Kabupaten Muaraenim bersama tiga orang rekannya menggunakan dua sepeda motor melintasi Desa Raja Selatan Kecamatan Tanah Abang.

Di lokasi kejadian, korban Riski bersama temannya hendak buang air kecil, sehingga berhenti di semak-semak kebun.

Tiba-tiba di waktu yang sama pelaku Sendri muncul dari semak-semak arah belakang korban sambil mengayunkan senjata tajam jenis golok panjang sambil menanyakan dari daerah mana korban dan temannya berasal.

"Dia (pelaku-red) langsung menanyakan, orang mana kamu, saya jawab orang Siku. Kemudian pelaku langsung mengancam, leher kamu mau putus dengan alasan menuduh kami sering ngebut di daerah itu," kata Riski saat melapor ke Mapolsek Tanah Abang, Selasa (9/7/2019).

Ketua Bhayangkari Sumatera Selatan Ardina Safitri Takjub akan Keindahan Wisata Danau Ranau

Ombudsman Akui Ada Sebagian Sekolah Negeri Memungut Bayaran Kepada Orangtua Siswa

Moda Transportasi LRT Sumsel yang Pertama di Indonesia sudah Mengangkut Lebih dari 2 Juta Penumpang

"Saya sudah minta maaf. Tapi pelaku sambil mengayunkan golok meminta uang sebesar Rp 50 ribu, tetapi karena tidak ada saya suruh pegang Hp saya," tambah Riski.

Setelah mendaptkan keempat HP korbannya, pelaku langsung melarikan diri kesemak-semak dan meninggalkan korbannya.

Kapolres Muaraenim AKBP Afner Juwono SH SIK MH melalui Kapolsek Tanah Abang, AKP Sofiyan Ardeni SH mengatakan, usai menerima laporan dari korban pihaknya langsung melakukan penyelidikan.

"Berselang satu jam kemudian Tim Kapak Rimau Polsek Tanah Abang langsung menangkap pelaku Sendri yang bersembunyi di sebuah pondok di hutan wilayah Desa Raja Kecamatan Tanah Abang," ungkap Kapolsek Tanah Abang, AKP Sofiyan Ardeni.

Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan bahwa saat ini pelaku beserta barang bukti berupa empat buah HP dan satu senjata tajam jenis golok panjang yang digunakan pelaku diamankan di Mapolsek Tanah Abang.

"Pelaku kita jerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian disertai dengan kekerasan, dengan ancaman penjara diatas 5 tahun kurungan," pungkasnya.

Dari kejadian tersebut, korban bersama temannya mengalami kerugian lebih kurang Rp. 7.000.000.

Pelaku Sendri berserta barang bukti diamankan Tim Tapak Rimau Polsek Tanah Abang Kabupaten PALI.

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved