Berita Advertorial

Tiap Hari ACT Distribusikan 25 Ribu Liter Air Bersih Untuk Warga Jawa Barat

ACT Tasikmalaya akan mendistribusikan hingga 25.000 liter air bersih per hari untuk warga di Jawa Barat

Tiap Hari ACT Distribusikan 25 Ribu Liter Air Bersih Untuk Warga Jawa Barat
dok Humas ACT
DISTRIBUSI AIR--ACT Tasikmalaya akan mendistribusikan hingga 25.000 liter air bersih per hari untuk membantu warga di beberapa kabupaten/kota di Jawa Barat yang terdampak kekeringan. 

SRIPOKU.COM,TASIKMALAYA –- ACT Tasikmalaya akan mendistribusikan hingga 25.000 liter air bersih per hari untuk membantu warga di beberapa kabupaten/kota di Jawa Barat yang terdampak kekeringan.

Di Sukabumi misalnya, terdapat 11 kecamatan yang sudah mengalami kekeringan. Irfan dari
Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Tasikmalaya mengungkapkan, ketika kekeringan melanda,
warga desa harus berupaya lebih untuk mendapatkan air.

Sebagai bentuk kepedulian atas bencana kekeringan yang melanda Tasikmalaya, Aksi Cepat Tanggap
(ACT) bersama MRI Tasikmalaya pun memboyong Mobile Water Tank untuk terus mendistribusikan
pasokan air bersih.

“Alhamdulillah, ACT Tasikmalaya menjadi lembaga yang pertama kali datang dan
mendistribusikan air bersih untuk warga di wilayah Tasikmalaya. Misalnya, di Desa Singkup yang
merupakan daerah terparah terkena dampak kekeringan, kami mengirim 5.000 liter air bersih,”
tambah Irfan.

Sedikitnya, tercatat 100 keluarga menerima bantuan air bersih. Raut gembira terpancar dari wajah
warga Desa Singkup seperti halnya Een (45), warga Desa Singkup.

“Hatur nuhun (terima kasih), ACT sudah bantu keberlangsungan kebutuhan air bersih kami. Hatur nuhun juga untuk para dermawan yang sudah berbaik hati,” ungkap Een.

Organ Tubuh Sudah Beku, Pria Ini Hidup Kembali dengan Sengatan Listrik 5.000 Volt

Kloter 2 Terbang Kloter 3 Masuk Asrama Haji

DISTRIBUSI AIR--ACT Tasikmalaya akan mendistribusikan hingga 25.000 liter air bersih per hari untuk membantu warga di beberapa kabupaten/kota di Jawa Barat yang terdampak kekeringan.
DISTRIBUSI AIR--ACT Tasikmalaya akan mendistribusikan hingga 25.000 liter air bersih per hari untuk membantu warga di beberapa kabupaten/kota di Jawa Barat yang terdampak kekeringan. (dok Humas ACT)

Dampak dari kekeringan ini mulai sulitnya masyarakat mendapatkan air bersih untuk berbagai
keperluan, termasuk pertanian. Sukabumi, Indramayu dan Purwakarta menjadi daerah terparah
yang terdampak kekeringan di tahun 2019 ini.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika merilis potensi kekeringan di beberapa wilayah di
Indonesia.

Dari grafis yang dipublikasikan BMKG, terlihat Jawa serta gugusan kepuluan Sunda Kecil
ditandai warna merah untuk “awas” dan oranye sebagai tanda “Siaga”.

Jawa Barat, dari rilis BMKG, ditandai merah sebagai stastus “Awas” kekeringan. Pemberian status ini dilakukan setelah terjadi hari tanpa hujan lebih dari 61 hari, termasuk Indramayu.

Editor: Dewi Handayani
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved