Bersenjata Pistol Bujangan Asal Muba Ini, Nekat Merampok demi Membeli Emas Kawin

Bersenjata Pistol Bujangan Asal Muba Ini, Nekat Merampok demi Membeli Emas Kawin

Bersenjata Pistol Bujangan Asal Muba Ini, Nekat Merampok demi Membeli Emas Kawin
SRIPO.COM/FAJERI
Yk dan temannya, Bujangan Asal Muba Ini, Nekat Merampok demi Membeli Emas Kawin 

Bersenjata Pistol Bujangan Asal Muba Ini, Nekat Merampok demi Membeli Emas Kawin

SRIPOKU.COM, SEKAYU-Keinginan Yk (25) untuk membeli emas kawin dan melangsungkan pernikahan bulan Agusutus 2019 nanti sulit terwujud, karena bujangan asal Muba ini, harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Yk ditangkap Polsek Babat Toman di Jalan Mangun Jaya-Bintialo Pal 1 Desa Beruge Kecamatan Babat Toman Muba, Minggu (7/7/19) sekitar pukul 19.00 WIB karena terlibat curas (pencurian disertai dengan kekerasan) di kawasan Muba.

Bujangan asal Muba ini, diduga terlibat dalam perampokan alias pencurian disertai dengan kekerasan (curas). Yk warga Desa Sako Suban  Muba ini, ditangkap berikut pistol senjata api rakita (Senpira) dan senjata tajam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, razi rutin yang digelar Mapolsek Babat Toman dipimpin Kapolsek AKP Ali Rojikin,SH MH di Jalan Mangun Jaya - Bintialo Pal 1 Desa Beruge Kecamatan Babat Toman Muba.

Pada razia tersebut diamankan pelaku Yakin bin Aswandi yang sedang melintas karena membawa Senpira Jenis Revolver warna hitam dan senjata tajam jenis pisau satu bila.

"Ya, kita telah mengamankan Yakin bin Aswandi karena memiliki senpira ilegal dan sajam jenis pisau. Diakuinya senpira tersebut diperoleh pelaku dari Edi di Desa Sako Suban dengan membelinya Rp 300 ribu,"kata Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti SE MM melalui Kapolsek Babat Toman AKP Ali Rojikin SH MH.

Menurut dia, setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut pihaknya mendapati keterangan bahwa pelaku bersama rekannya AS (14) telah melakukan tindakan curaa sebayak 2 kali.

Dimana pada 10 Juni 2019 lalu dengan korban Muhamad Dimyati Bin Naim yang kehilangan sepeda motot Yamaha Jupiter Z, kemudian pada 27 Juni 2019 atas korban Sukirno Bin Sakirwan kehilangan sepeda motor Honda Revo Fit.

"Yk mengakui senpira dan sajam miliknya, telah melakukan 2 kali curas  ranmor R2  pada  bulan Juni 2019 di Kecamatan Plakat Tinggi bersama rekannya AS (14). Menurut pengakuannya dia hasil kejahatan dikumpulkan dan dibelikan dengan cicin emas 1/4 suku (1,650 gram) untuk mahar mas kawin,"ungkapnya.

Pelaku Yk saat ini telah diamankan di Mapolsek Babat Tomam guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, sedangkan rekannya AS kita serahkan ke Polsek Plakat Tinggi

"Pelaku dikenakan Pasal 1 ayat (1) dan pasal (2) ayat (1) Undang Undang Darurat No. 12 tahun 1951 Tentang Senjata Api ancaman hukuman  20 tahun penjara,"jelasnya.

Sementara, Yk menyesali perbuatan yang dialaminya rencananya ia akan melakukan pernikahan pada Bulan Agustus 2019 ini. "Saya menyesal pak, uang hasil rampok saya belikan mas kawin. Sehari-hari kerja serabutan,"ujarnya singkat.

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Hendra Kusuma
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved