Berita Lahat

Demi Bisa Masuk SD, Dengan Merubah Akte Para Orang Tua Di Lahat Berupaya Palsukan Usia Anak

Untuk memuluskan rencana tersebut tak sedikit para orang tua menambah umur anak dengan cara merubah akta kelahiran.

Demi Bisa Masuk SD, Dengan Merubah Akte Para Orang Tua Di Lahat Berupaya Palsukan Usia Anak
SRIPOKU.COM/cr22
Plt Kabid Pencatatan Sipil, Maya Karyani SE 

Laporan wartawan Sripoku. Com Ehdi Amin

SRIPOKU.COM. LAHAT  - Tak sedikit para orang tua yang ingin anaknya lekas masuk atau terdaftar di sekolah dasar (SD) kendati umur anak tersebut belum memenuhi syarat.

Untuk memuluskan rencana tersebut tak sedikit para orang tua menambah umur anak dengan cara merubah akta kelahiran. Hal tersebut seperti terjadi di Kabupaten Lahat.

Jelang penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB ) tingkat sekolah dasar banyak permohonan perubahan akta lahir anak yang usianya baru lima tahun ingin dirubah menjadi enam tahun.

Akomodasi Anak Berkebutuhan Khusus; PPDB di SDN 30 Palembang, Terima Anak Usia 5,6 Tahun

PPDB SD di Palembang Dimulai 1-4 Juli, Usia Kurang 6 Tahun tak Wajib Surat Rekomendasi Psikolog

Namun sayang, pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kabupaten Lahat, tidak mau berkompromi soal itu dam menegaskan menolak jika adanya oknum masyarakat ingin mengubah Akta Kelahiran. Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Lahat, Yohn Tito SH MH melalui Plt Kabid Pencatatan Sipil, Maya Karyani SE, mengakui adanya permohonan tersebut. Namun katanya, pihaknya melayani.

"Ya ada warga yang ajuka. Permobonan minta merubah (menuakan data kelahiran) akte sebelum masuk sekolah, untuk persyaratan masuk sekolah karena sekarang aturan masuk sekolah itu minimal enam tahun, tapi semuanya kita tolak," Ujarnya. Minggu (7/7)

Lakukan Sidak Ke Disdukcapil, Fitri Terkejut Urus Akte Kelahiran Bisa Sampai Tujuh Hari

Diterangkan Maya, pihaknya sendiri terus memberikan himbauan ataupun masukan kepada orang tua maupun masyarakat yang hendak mengubah Akte Kelahiran, agar dapat mengikuti prosedur dan aturan serta tidak memaksakan anak masuk sekolah jika tidak memenuhi syarat.

"Sudah ratusan yang mau mengubah akte tapi semuanya kita tolak tanpa terkecuali. Kita beri masukan mereka agar ikuti aturan yang ada," katanya. Cr22

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved