Berita Palembang

Cemburu Melihat Pacarnya Jalan dengan Pria Lain, Ahong Ajak Dua Temannya Mengeroyok Korban

“Saat itu aku dan rian sedang nongkrong, tiba-tiba datanglah Ahong dan mengajak kami menemui korban. Yang diketahui pernah jalan dengan pacarnya".

Cemburu Melihat Pacarnya Jalan dengan Pria Lain, Ahong Ajak Dua Temannya Mengeroyok Korban
SRIPOKU.COM/HARIS WIDODO
Rian dan Taufik saat diamankan di Polsek Kemuning karena telah ikut mengeroyok korban Asep Sumitra hingga mengalami 21 luka bacokan. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Haris Widodo

SRIPOKU.COM,PALEMBANG - Ahong warga Kemuning cemburu melihat pacarnya yang diduganya berselingkuh. Lalu ia mengajak kedua temannya M Taufik dan Rian Saputra, warga Jalan Pipa Reja Kecamatan Kemuning Palembang.

Mereka bertiga ini hendak mendatangi korban yang diduga teman selingkuh pacara Ahong.

“Saat dan Rian sedang nongkrong, tiba-tiba datanglah Ahong dan mengajak kami menemui korban. Yang diketahui pernah jalan dengan pacarnya. Melihat korban sedang tidur-tiduran di belakang jembatan salah satu rumah sakit yang ada di Jalan Basuki Rahmat. Kami berpura-pura minta rokok dan tidak dikasih.  Lalu Ahong membacok korban sebanyak 21 kali,” ujarnya kepada Sripoku.com, Minggu (7/7/2019)

Korban pun luka dibagian kepala, leher dan tangan. Pada saat itu korban sempat melakukan perlawanan namun Taufik dan Rian membantu mengeroyok korban dengan cara memukul dan menerjang korban.

Taufik mengatakan, melihat korban sudah tak berdaya lagi dan bercucuran darah maka ketiga pelaku kabur melarikan diri.

Pegawai Outsourcing PJKA Meninggal Dunia di Rumah Bedeng Tempat Tinggalnya, Ini Dugaan Sebabnya

Diduga Sakit Pegawai Outsourcing PJKA di Temukan Tewas Di Dalam Bedeng

Kebelet BAB, Pemain Orgen Tunggal di Lahat Ini Babak Belur Dihajar Warga, Dituduh Mau Maling Ayam

Sedangkan korban dibawa ke rumah sakit terdekat. Dari keterangan mereka melarikan diri pulang ke rumah. Sedangkan Ahong sendiri sudah tidak ada lagi di Kota Palembang

Kapolsek Kemuning Melalui Kanit Reskrimnya, Iptu Arlan Hidayat mengatakan modus pelaku ini membacok korban karena cemburu lalu mengajak kawanya untuk mengeroyok korban bernama Asep Sumitra.

“Sebelum melakukan aksi pelaku Ahong sudah membawa parang dan parang tersebutlah digunakan untuk membacok korban sebanya 21 kali dan mendapatkan jahitan sebebanyak 31 jahitan. 10 dikepala dan 11 ditangan,”katanya.

Kepolisian Polsek Kemuning langsung bergerak cepat menangkap pelaku. Namun sayang hanya M. Taufik dan Rian.

Sementra Ahong masih dalam pencarian. Akibatnya kedua pelaku dikenakan pasal 170 KUHP.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved