Berita Palembang

Tersangka Penganiayaan di Warnet Een Silaberanti Palembang Ini Ditangkap di Bayung Lincir Muba

Aksi penganiyaan yang dilakukan Fran terjadi, pada 10 juni, berawal saat korban sedang bermain internet di warnet saudaranya.

Tersangka Penganiayaan di Warnet Een Silaberanti Palembang Ini Ditangkap di Bayung Lincir Muba
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Fran (23), ketika ditangkap petugas pidum dan tekab 134, saat berada di pinggir jalan Palembang-jambi, Jumat (5/7) 

Laporan wartawan sripoku.com, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Meski sudah merasa aman, sembunyi di tempat persembunyian di Desa Bayung Kecamatan Bayung Lincir Kabupaten Musi Banyuasin.

Namun keberadaan Fran (23), warga Jalan Harapan Kelurahan Silaberanti Kecamatan Jakabaring, Palembang, masih tercium oleh petugas Pidum (Pidanan Umum), Polresta Palembang.

Alhasil, pelaku kasus penganiayan yang terjadi di warnet Een, Jalan Harapan Kelurahan Silaberanti Kecamatan Jakabaring, Palembang terhadap korban Iin (23), inipun, ditangkap petugas gabungan, Pidum pimpinan Kasubnit Ipda Andrean, Tekab 134 serta berkoordinasi dengan Polsek Bayung, Jumat (5/7).

Informasi yang dihimpun, aksi penganiyaan yang dilakukan Fran terjadi, pada 10 juni, berawal saat korban sedang bermain internet di warnet saudaranya.

Lalu tiba-tiba datang pelaku dan langsung memukul kepala pelapor dan menusukan pisau ke arah kepala pelapor sehingga pelapor mengalami luka di bagian muka dan lebam di bagian belakang.

Warga Seberang Ulu I Palembang Keluhkan Sampah Berserakan di Median Jalan

Video: Kronologis Empat Tahanan Narkoba Rutan Pakjo Palembang Kabur, Gunakan Gergaji dan Kain Sarung

Karena Suara Kokok Terlalu Kencang, Ayam Jantan Berurusan dengan Pengadilan

Aatas kejadian tersebut korban melaporkan kejadian yang dialaminya tersebut ke Polresta Palembang.

" benar pelaku ditangkap atas laporan korban, terkait kasus penganiayan, yang menyebabkan korban mengalami luka tusuk. Dari laporan korban itu pelaku kita tangkap di pinggir Jalan Palembang-Jambi, setelah berkoordinasi dengan Polsek Bayung Lincir," Ungkap Kasat Reskrim Kompol Yon Edi Winara, dan Wakasat Reskrim AKP Ginanjar Aliya Sukmana, melalui Kasubnit Ipda Andrean.

Andrean mengatakan, selain mengamankan pelaku, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa, baju yang digunakannya saat kejadian dan barang bukti hasil visum yang dikeluarkan oleh rumah sakit.

" atas ulahnya pelaku dikenakan pasal 351, tentang penganiayan dan ancaman hukuman 4 tahun penjara," katanya.

Sedangkan, Andrean mengaku nekat menganiayan korban, karena dendam lama.

"masalahnya berawal saya membuat status di Facebook, namun korban tersinggung dan mendatangi saya. Korabn pun memecahkan kaca rumah saya, oleh itu lah saya tersinggung pak dan dendam," katanya menyesal melakukan aksi tersebut.

Penulis: Andi Wijaya
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved