Jadi Ketum Klub Motor Harus Tahan Baper, Pegang Semboyan 'Papa Touring Mama Shoping'

Jadi Ketum Klub Motor Harus Tahan Baper. Pegang Semboyan 'Papa touring Mama Shoping'

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Welly Hadinata
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Para pengurus dan member klub MOP KOPDAR di depan Yamaha A Rivai Palembang 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Menjadi seorang Ketum (Ketua Umum) sebuah klub motor ternyata memang memerlukan pengorbanan lebih dibandingkan anggota lainnya.

"Kalau jadi Ketum yang pasti harus tahan Baper (bawaan perasaan), bijaksana. Cinta dengan klub, bisa ngemong bapak-bapak dan mau mengorbankan waktu buat klub," ungkap Hendry TUMOP (Ketua Umum Max Owners Palembang) ketika dibincangi Sripoku.com, Kamis (5/7/2019).

Hendry sendiri merupakan Humas MAX Series Palembang Bersatu yang merupakan yang pertama sebagai wadah penggabungan dari berbagai klub motor dalam satu daerah.

Bisa Tonton Egy Maulana , Ada Stasiun Televisi yang Minat Siarkan Laga Lechia Gdansk

Febrita Herman Deru Jabat Ketua PMI Sumsel

6 Tips Alami Mengecilkan Pipi Tembem agar Terlihat Lebih Tirus, Gampang Lho!, Contoh Senam Wajah

"Biasanya diantara klub ini ada persaingan berebut member, berebut banyak anggota. Akan tetapi di wadah MAX Series Palembang ini semua klub rukun dan guyub," ujar Hendry.

Soal pengorbanan di dalam meluangkan waktunya mengurusi klub motor, Alumni FH UMP ini juga ternyata telah memiliki komitmen.

"Alhamdulillah keluarga support. Kebanyakan waktu touring. Biasanya seminggu. Semboyan Papa touring Mama Shoping jadi sama-sama jalan. Waktu touring ke Lombok, karena kelamaan wong rumah sempat komen, dan komplain," ujarnya.

Klub MOP ini berdiri pada 15 November 2015 merupakan kumpulan pehobi sepeda motor MAX Series yang anggotanya memiliki varian motor Yamaha baik itu NMAX, XMAX, maupun TMAX.

Saat ini memiliki 57 anggota. Kalau klub ini bernaung di bawah forum Indonesia MAX Owner atau IMO yang memiliki 143 klub se-Indonesia.

"Asyiknya yang pasti banyak kawan dari Sabang sampai Merauke. Touring kemana mana yang belum ditemui. Ketemu orang-orang baru yang sebelumnya tidak terbayangkan," kata Hendry.

Menghilang saat Lagi Tenar, Nasib Penyanyi Ini Berubah Pasca Dinikahi Pengusaha Kaya, Bak Sosialita!

Tidak Valid lagi, Soal-soal Ujian CPNS 2019 Akan Diganti dan Ditambah

Begini Cara Walikota Pagaralam Alpian Maskoni Racik Kopi Sendiri pada Ajang APEKSI 2019 di Semarang

Klub MOP ini kerap melakukan KOPDAR (Kopi Darat) rutin setiap malam Minggu di depan Yamaha A Rivai. Lalu touring, Sun Mory (jalan pagi), touring menghadiri universary ke berbagai daerah, baksos.

Ini rencanana bakal mengikuti Jamnas IMO ke-3 di Wajo Sulawesi Selatan pada tanggal 20 Juli 2019 dan Touring Gabungan dari Wajo ke Manado yang akan diikuti 183 rider dari seluruh Indonesia.

Sharing di motor pastinya dirasakan Hendry bikin motor lebih fit. Klub MOP lebih banyak ketemu merencanakan touring pingin kemana. MOP sudah ke Aceh, Lombok, Sape, Sabang Aceh, dan Timor Leste.

Harga Jual Emas Antam Hari ini Turun Rp 2.000

Sempat Mati Beberapa Waktu Lalu, Kini PLN Kembali Nyalakan Listrik Lampu Jalan Sepanjang LRT

Sirkulasi Sripo-Tribun Punya Cara Irit Untuk Promosi Bareng, Tubuh Sehat Hati Senang

"Teman kita Daryono dengan sebutan Panglima MOP berempat dari Tambora melanjutkan ke Timor Leste tahun lalu," kata owner Cathering Sherly di Komplek Yaktapena 2 Plaju.

Sebagai pehobi motor Yamaha yang senang MAX dirasakan Hendry karena matik, posisi duduk nyaman dan enak untuk jalan jauh, bandel serta powernya ada.

"Performa lebih bagus dan tahun kita geber 5 jam tiada henti masih kuat. Tinggal kitanya. Kalau aku 3,5 jam lewat dari situ muyeng kepala," pungkasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved