Berita Banyuasin

50 Persen Paket Proyek di Kabupaten Banyuasin Sumsel Belum Masuk Tender, Ini Penyebabnya

90 dari 180 paket proyek di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin belum masuk tender lelang oleh Unit Kerja Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa.

50 Persen Paket Proyek di Kabupaten Banyuasin Sumsel Belum Masuk Tender, Ini Penyebabnya
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Kepala Bagian UKPBJ Kabupaten Banyuasin, Apriansyah 

Laporan wartawan sripoku.com, Mat Bodok

SRIPOKU.COM, BANYUASIN - Masih 90 dari 180 paket proyek di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin belum masuk tender, lelang oleh Unit Kerja Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ).

Sedangkan 50 persen proyek lainnya masih di Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kepala Bagian UKPBJ Banyuasin Apriansyah, Jumat (5/7/2019) mengatakan, keterlambatan itu, bukan karena sistem lelang yang ada di UKPBJ.

Melainkan masing-masing OPD di lingkungan Pemkab Banyuasin yang lambat, belum membuat dan memasukan paket proyek ke UKPBJ.

"Dari 180 paket baru 90 paket yang dilelang hingga Juli ini. Karena dari OPD lambat mendaftarkan paket lelang sehingga belum ditayangkan," kata Apriansyah sekitar 50 persen paket yang berjalan.

Pihaknya telah mewanti-wanti jangan sampai terlambat. Karena itu, pada April lalu telah diberikan edaran dari Bupati Banyuasin agar proses pendaftaran lelang proyek di OPD waktunya dipercepat.

Pecinta Mobil Trooper Berdatangan di Gunung Dempo Pagaralam Sumsel untuk Mengikuti TIG 2019

LPLH Ajak Masyarakat Ogan Ilir Peduli Lingkungan Hidup, Jaga dan Lestarikan Lingkungan Kita

Ribuan Masyarakat Palembang Padati Acara Tabligh Akbar Ustadz Adi Hidayat di Masjid Baiturahman

Apriansyah menegaskan setiap OPD ditekankan agar mendahului anggaran DAK untuk diinput ke bagian lelang karena dikhwatirkan tidak terkejar waktu pelaksanaan kegiatan di tahun anggaran berjalan.

"Ada 90 paket proyek sebagian besar proyek DAK seperti Dinas Perhubungan, Dinas Pasar dan perdagangan UKM, Dinas Pendidikan, dan PUTR. Untuk sisa paket proyek yang belum dilelang bersumber dari APBD Banyuasin," jelas Apriansyah didampingi staf UKPBJ.

Ketika ditanya apakah ada perubahan peraturan dalam pemenang lelang proyek Tahun 2019 ini, Apriansyah menyebutkan, diakuinya ada perubahan dan tidak lagi ditentukan dari nilai terendah akan tetapi  bisa dimenangkan ambang batas nilai kontrak.

Terkait proyek DAK dari Kemenprindag Tahun 2019, Kepala Bidang Perdagangan Budiman menyebutkan, bahwa ada tiga proyek pembangunan Pasar Rakyat di wilayah Banyuasin yang mengunakan DAK dari Kemenprindag tahun 2019.

"Ada tiga paket proyek yang selesai dilelang," ujarnya.

Dirincikan Budiman, poyek pasar rakyat di Desa Keluang Kecamatan Tungkal Ilir, Sukadamai Tanjung Lago dan Saleh Agung Kecamatan Air Saleh dengan nilai diatas satu miliar.

"Proses proyek ini telah selesai tinggal pelaksanaan," tandasnya.

Penulis: Mat Bodok
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved