Berita Palembang

Bank Sumsel Babel Cairkan Dana Desa untuk 3.311 Desa Senilai Rp 82,7 Miliar

Bank Sumsel Babel mencairkan dana desa sebesar Rp 82,7 Miliar untuk 3.311 desa di 17 kabupaten dan kota yang ada di Sumatra Selatan, Kamis (4/7/2019).

Bank Sumsel Babel Cairkan Dana Desa untuk 3.311 Desa Senilai Rp 82,7 Miliar
SRIPOKU.COM/SYAHRUL HIDAYAT
Gedung Bank Sumsel Babel di Jakabaring, Palembang. 

Laporan wartawan sripoku.com, Jati Purwanti

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Bank Sumsel Babel mencairkan dana desa sebesar Rp 82,7 Miliar untuk 3.311 desa di 17 kabupaten dan kota yang ada di Sumatra Selatan, Kamis (4/7/2019).

Direktur Utama BSB, Achmad Syamsudin mengatakan pencairan dana desa disalurkan melalui BSB ke rekening desa dan teknis penggunaannya diserahkan kepada kepala desa dan perangkat desa di masing-masing kabupaten kota tersebut.

"BSB hanya sebagai fasilitator saja, uangnya langsung ditransfer ke rekening pemerintah daerah," kata Syamsudin.

Dengan dipercayanya Bank daerah milik Pemprov Sumsel dan Babel sebagai penyalur dana desa, jelas dia, akan menjadikan bank ini sebagai bank kebanggaan masyarakat sehingga dapat menjadi perbankan daerah yang terus berkembang.

"Saya juga mengajak seluruh masyarakat Sumsel agar bersama-sama menjadikan BSB sebagai bank kebanggan wong Sumsel dengan menggunakan produk tabungan BSB. Rasa memiliki daerah salah satunya bisa ditunjukkan dengan menjadi nasabah BSB," terang Syamsudin.

700 Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang Bakal Melaksanakan KKN di Kabupaten Musi Banyuasin

RSUD Sekayu Musi Banyuasin Bertekad Menjadi Rumah Sakit Kelas Dunia, Begini Kata Direkturnya

Tiap Desa dan Kelurahan Terima Rp 25 Juta , Pemprov Sumsel Kucurkan Bantuan Rp 84 Miliar

Sementara, Gubernur Sumsel, Herman Deru dalam sambutannya mengatakan dana tersebut diperuntukkan untuk kebutuhan kebutuhan desa seperti kegiatan PKK, Posyandu dan operasional desa lainnya.

tujuan penyalurannya dana desa ini lewat BSB adalah supaya bisa diketahui lebih rinci penggunaannya." jelasnya.

Deru menambahkan, pihak pemerintah pun bukan hanya sekadar mengawasi penggunaan dana desa namun juga dengan memberikan bimbingan (guidance) pada perangkat desa agar dana desa bisa digunakan sebagaimana mestinya.

"Nantinya untuk membangun kantor desa akan ada anggarannya tersendiri. Dana bantuan desa kali ini untuk kegiatan operasional desa," ujarnya.

Selain penyaluran dana desa pada kegiatan tersebut juga diumumkan lomba desa dan kelurahan terbaik yang telah dilaksanakan pada beberapa waktu lalu.(Adv/mg3) 

Penulis: Jati Purwanti
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved