Berita Musi Banyuasin

700 Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang Bakal Melaksanakan KKN di Kabupaten Musi Banyuasin

Kabupaten Musi Banyuasin bakal menerima kuliah kerja nyata (KKN) mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang untuk 45 hari lamanya.

700 Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang Bakal Melaksanakan KKN di Kabupaten Musi Banyuasin
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Lembaga Penelitian dan Pengembangan Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang pada saat audiensi di Ruang Rapat Serasan Sekate Pemkab Muba, Kamis (4/7). 

Laporan wartawan sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU --Kabupaten Musi Banyuasin bakal menerima kuliah kerja nyata (KKN) mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang untuk 45 hari lamanya.

Kali ini Pemkab Muba kembali menerima Audiensi Lembaga Penelitian dan Pengembangan Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang di Ruang Rapat Serasan Sekate Pemkab Muba, Kamis (4/7).

Rektor UIN Raden Fatah Palembang Prof. Dr. HM Sirozi, MA, Ph.D, diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Kerjasama UIN Raden Fatah Palembang, Dr. Rina Antasari, M.Hum, mengatakan, pihaknya ingin menempatkan para mahasiswa ini untuk melaksanakan KKN di Kabupaten Muba yang berjumlah 700 orang, dimulai dari tanggal 18 Juli sampai 31 Agustus.

"Anak-anak kami ini mengikuti KKN akan ikut berpartisipasi dalam mengembangkan kehidupan dan mengabdi pada masyarakat serta belajar mengetahui hal-hal yang ada dalam masyarakat, kami mohon dibantu dalam pelaksanaan KKN ini," ujarnya.

RSUD Sekayu Musi Banyuasin Bertekad Menjadi Rumah Sakit Kelas Dunia, Begini Kata Direkturnya

Hari Kedua Job Fair Tribun Sumsel dan Sriwijaya Post Semakin Diminati Pengunjung

Klinik Kesehatan Wajib Miliki Izin, Filler Prosedur Medis untuk Tampil Cantik yang Lagi Trend

Kemudian Kepala Pusat Pengaddian Kepada Masyarakat, Dr. Achmad Syarifuddin, MA, mengatakan, setelah audiensi ini akan ada survei dari panitia KKN dan Dosen Pendamping Lapangan (DPL) sebelum peserta KKN melakukan penempatan dan tinggal selama 45 hari di Kabupaten Muba.

"Terkait rencana KKN ini, kami mohon arahan untuk penempatan lokasi Desa, tempat tinggal peserta KKN, serta kami mohon pengawasan, pengarahan dan bimbingan untuk mahasiswa-mahasiswi selama 45 hari ini, agar bisa memberikan kontribusi kepada Kabupaten Muba," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H. Rusli, SP.,MM., mengatakan, ia menyambut baik pelaksanaan KKN ini, dan bagi Kecamatan dan Desa yang mendapat peserta KKN harus dikoordinasikan dari sekarang.

"Kami menyambut baik pelaksanaan KKN ini, keberadaan mahasiswa-mahasiswi di Kabupaten Muba bisa memberikan kontribusi sesuai ilmu yang mereka dapatkan dari jurusan kuliah mereka masing-masing," terangnya.

Ia menambahkan, Kabupaten Muba siap menerima peserta KKN, serta berharap kepada Camat dan Kepala Desa dapat mengawasi dan memfasilitasi peserta KKN dengan baik.

"Pada prinsipnya kami siap mendukung dan menerima mahasiswa-mahasiswi KKN, silahkan nanti dikoordinasikan dan disurvei lalu tentukan jadwal penyambutannya nanti, kami minta pengawasan dengan pihak terkait, sehingga berjalan lancar serta mendapatkan suatu yang bermanfaat bagi masyarakat," pungkasnya. 

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved