Berita Lubuklinggau

Kapolres Lubuklinggau Deadline agar Senpi Ilegal Diserahkan Pemegangnya Sebelum Akhir September 2019

Kapolres Lubuklinggau Deadline Pemegang Senpi Ilegal Agar Diserahkan Sebelum Akhir September 2019

Kapolres Lubuklinggau Deadline agar Senpi Ilegal Diserahkan Pemegangnya Sebelum Akhir September 2019
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
AKBP Dwi Hartono, Kapolres Lubuklinggau. 

Kapolres Lubuklinggau Deadline Pemegang Senpi Ilegal Agar Diserahkan Sebelum Akhir September 2019

Laporan wartawan Sripoku.com, Ahmad Farozi

SROPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono mengimbau kepada masyarakat yang memiliki atau menyimpan senjata api (senpi) ilegal atau senpi rakitan agar diserahkan secara sukarela ke Polres Lubuklinggau.

Apabila tidak diserahkan, maka pihaknya akan memberlakukan sanksi hukum sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Imbauan menyerahkan senpi ini diberi tenggat waktu (deadline) hingga akhir bulan September 2019.

"Bagi masyarakat Kota Lubuklinggau yang memiliki senjata api ilegal atau senjata api rakitan dan amunisi agar melaporkan dan menyerahkan ka kentor kepolisian terdekat."

"Jika senjata api itu diserahkan kepada pihak kepolisian, maka tidak akan dikenakan sanksi hukum," kata AKBP Dwi Hartono, Rabu (3/7/2019).

Namun tegas AKBP Dwi Hartono, jika senjata api itu tidak diserahkan, maka akan dikenakan sanksi hukum pidana menyimpan, membawa atau menguasai senjata api tanpa hak, sesuai dengan pasal 1 Undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951.

Dan yang bersangkutan dapat dikenai dengan hukuman penjara maksimal seumur hidup atau hukuman penjara setinggi-tingginya 20 tahun.

Dikatakan, dalam imbauannya tertanggal 3 Juli 2019 itu kapolres menyatakan, imbauan ini dikeluarkan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

"Guna terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif, maka saya mengeluarkan imbauan ini. Adapun batas waktu penyerahan senjata api ke kepolisian terdekat ini adalah sampai akhir bukan September 2019," pungkas kapolres.

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved