Berita Sumsel Ogan Ilir

Jenazah Karoman Korban Mutilasi di Sungai Pinang Ogan Ilir Dimakamkan Tanpa Kepala danTangannya

Isak tangis mewarnai pemakaman jenazah Karoman (40), di Desa Pinang Mas, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Ogan Ilir (OI) Selasa (2/7/2019).

Jenazah Karoman Korban Mutilasi di Sungai Pinang Ogan Ilir Dimakamkan Tanpa Kepala danTangannya
SRIPOKU.COM/RESHA
Mardiah usai memakamkan jenazah suaminya, Karoman (40) yang tewas dimutilasi beberapa waktu lalu. 

SRIPOKU.COM, OGAN ILIR -- Isak tangis mewarnai pemakaman jenazah Karoman (40), di Desa Pinang Mas, Kecamatan Sungai Pinang Ogan Ilir (OI) Selasa (2/7/2019).

Jenazahnya baru dipulangkan setelah nyaris satu bulan berada di RS Bhayangkara Palembang.

Alih-alih dimakamkan secara utuh, potongan kepala dan kedua tangan Karoman pun belum ditemukan sampai saat ini.

Sang Istri, Mardiah berharap agar pelaku yang memutilasi suaminya itu segera ditangkap.

"Cepatlah ditangkap pelaku yang membunuh suami saya. Hukum seberat-beratnya," ujar Mardiah saat berada di makam suaminya itu.

Selain pelaku, ia juga berharap agar potongan tubuh suaminya itu segera ditemukan. Ia merasa sedih, karena sampai sekarang juga potongan tubuhnya belum juga ditemukan.

"Saya berharap kepala dan tangan suami saya juga segera ditemukan. Kami sedih, apalagi anak-anak kami," ucapnya.

200 Lebih Kendaraan Dinas Pemkab PALI Menunggak Pajak, Pemerintah akan Lakukan Razia

Menyiasati Anjloknya Harga Ayam Potong, Banyak Peternak Terpaksa Mengosongkan Kandang

116 Lulusan SMA Sederajat di Sumsel Ikuti Akademi Militer (Akmil) 2019 di Markas Kodam II Sriwijaya

Jasad Karoman ditemukan tanpa kepala di Sungai Arisan Bopeng, Desa Pinang Mas, Kecamatan Sungai Pinang Kabupaten Ogan Ilir Kamis (6/6/2019) lalu.

Jasad tersebut diyakini sebagai Karoman, yang pada malam sebelumnya pamit hendak mencari ikan di sungai itu.

Sementara itu, Kapolsek Ogan Ilir AKBP Ghazali Ahmad melalui Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir AKP Malik F mengatakan, sejauh ini kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

Saat ini, mereka masuk dalam tahap pengumpulan bukti terkait kasus itu.

"Belum, kita masih pengumpulan alat bukti," ungkapnya.

Pihaknya juga sudah memeriksa saksi-saksi terkait kasus itu. Terakhir, setidaknya 65 saksi sudah diperiksa untuk menemukan titik terang terkait kasus tersebut.

"Jadi masih dalam proses," jelasnya. 

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved