Wawancara Eksklusif Irwansyah, Ketua Pelaksana MXGP 2019. Selama Niat Kita Baik Hasilnya Juga Baik

Perhelatan MXGP 2019 di Banyuasin – Palembang tinggal menghitung hari. Event 2 tahunan tersebut akan berlangsung di kompleks OPI Mall, tepatnya di dep

Wawancara Eksklusif Irwansyah, Ketua Pelaksana MXGP 2019. Selama Niat Kita Baik Hasilnya Juga Baik
SRIPOKU.COM/Resha
Irwansyah, Ketua Pelaksana MXGP 2019. 

Perhelatan MXGP 2019 di Banyuasin – Palembang tinggal menghitung hari. Event 2 tahunan tersebut akan berlangsung di kompleks OPI Mall, tepatnya di depan hotel Whyndam OPI Palembang, 5 – 7 Juli mendatang. Bagi Irwansyah, menangani event tersebut bukan pertama kali baginya. Ia merupakan suksesor di gelaran MXGP 2017 di Pangkalpinang, dan di tempat yang sama 2 tahun belakangnya lagi.
Bagaimana pandangannya tentang dampak MXGP 2019 bagi masyarakat Palembang dan Sumsel khususnya, tentang gelaran Motocross yang mendatangkan Crosser dari 28 negara tersebut? Berikut petikan wawancara ekslusif Sriwijaya Post, bersama Ketua Pelaksana MXGP 2019 Irwansyah.

Tak Hanya Dijual Online, Tiket MXGP 2019 di Palembang Pula Dijual Secara Offline, Catat Lokasinya

Penonton Kejuaraan MXGP 2019 di OPI Jakabaring Track Palembang Bakal Disediakan Shuttle Bus Gratis

Kenapa memilih Sumsel untuk pagelaran MXGP 2019?
Karena pertama komitmen Gubernur kita Herman Deru luar biasa untuk dunia otomotif kita ini. Karena dari pembiaraan sebelum beliau dilantik dia ingin event-event Internasional itu hadir di bumi Sriwijaya, itu yang pertama.
Kedua, saya sebagai Chairman MXGP Indonesia karena Sumsel adalah tanah kelahiran leluhur saya, tanah kelahiran Ibu saya, maka memang arahan yang diberikan pak Gub saya sambut baik untuk terus MXGP sudah selesai.
Sampai sekarang bagaimana progress pembangunan Sirkuit MXGP 2019? Apakah bisa selesai tepat waktu dengan standar yang diinginkan?
Sirkuit sudah 100 persen. Tinggal tribun dan fasilitas pendukung, 1 – 2 hari ini sudah beres. Karena ini bukan tahun pertama kami, ini sudah tahun ketiga. Jadi pengalaman memberikan pelajaran bagi kami apa yang harus kami lakukan.

Apa harapan digelarnya MXGP 2019 ini bagi Sumsel sebagai tempat kegiatan? Terutama soal olahraga Motor Cross?
Bapak Herman Deru sebagai Gubernur Sumatera Selatan menyampaikan arahan kepada kami. Event ini akan menumbuhkan bibit-bibit potensial Crosser-Crosser Sumsel. Kami setelah ini akan terus mengadakan Kejurda dan Kejurnas untuk mencari bibit-bibit unggul agar mampu di tahun-tahun berikutnya berkancah dengan crosser-crosser nasional. Dan tentunya menjadi konsen kami agar anak-anak muda dari Bumi Sriwijaya ini mampu menjadi crosser di tingkat dunia.

Sejauh mana keyakinan anda jika kegiatan ini akan ditonton banyak orang?
Pengalaman membuktikan. Karena ini bukan tahun pertama kami menyelenggarakan. Sudah 2 kali di Pangkal Pinang, 1 kali di Semarang. Ini yang keempat di Palembang dan minggu Keempat nanti di Semarang. Pecinta-pecinta crosser bukan hanya dari Indonesia saja, tapi juga dunia. Saya yakin mereka akan hadir ke Bumi Sriwijaya.

Dari dimensi bisnis, apa yang akan didapat Sumsel secara khusus?
Pengalaman 2017 di Pangkalpinang, event MXGP menurut Bank Indonesia di cabang Pangkalpinang Provinsi Bangka Belitung mampu menaikkan pertumbuhan ekonomi dari 5 persen ke 7 persen di kuartal bulan berjalan MXGP. Jadi event ini sangat membantu perekonoian masyarakat sekitarnya. Saya yakin dan percaya, data Bank Indonesia itu akan mampu memberikan dorongan lebih bagi masyarakat Sumsel untuk terus melakukan percepatan ekonoimi, untuk melakukan pengembangan UMKM. Apalagi, ini bukan satu kegiatan kali ini saja, tapi Gubernur ingin setiap tahun diadakan.

Bagaimana dengan keuntungan secara umum untuk Indonesia, dengan gelaran MXGP 2019 ini?
Tentunya sport tourisme ini mampu memberikan dukungan komersial bagi negara Indonesia. Karena sangat banyak negara di Asia yang ingin menjadi tuan rumah MXGP. Indonesia patut berbangga karena ini tahun ketiga. Jadi orang Indonesia kita bisa lebih maju dibandingkan negara-negara kita.

Bagaimana soal dana yang dikucurkan di kegiatan ini sampai dengan selesai?
Kalau dana, sudah ada MoU dari Youthstream dan IMI Pusat. Semuanya transparan, malah murni tidak menggunakan APBD sama sekali. Jadi pak Gubernur sangat mendukung sekali dan ini sudah direkomendasikan oleh Menteri Pemuda Olahraga, Kementrian Dalam Negeri dan Kementrian Luar Negeri.

Dari mana sumber dana tersebut?
Sumber dana dari sponsor punya kontak IMI Pusat dan pengalaman-pengalaman 2 tahun sebelumnya. Kami sudah akuntabel, diperiksa penegak hukum dan semuanya berjalan lancar. Selama niat kita baik maka kita akan dapat hasil yang baik. (mg5)

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved