Penyakit Gugur Daun Serang Tanaman Karet Sumsel, Produksi Karet Sumsel Terancam
Penyakit Gugur daun kembali menyerang tanaman karet di Sumatera Selatan. Hal ini menjadi ancaman luar biasa bagi keberlangsungan produksi karet
Penulis: Rahmaliyah | Editor: Budi Darmawan
Penyakit Gugur Daun Serang Tanaman Karet Sumsel, Produksi Karet Sumsel Terancam
Laporan Wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Penyakit Gugur daun kembali menyerang tanaman karet di Sumatera Selatan. Hal ini menjadi ancaman luar biasa bagi keberlangsungan produksi karet di Sumsel.
Ketua Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) DPD Sumatera Selatan, Alex K Eddy mengungkapkan penyakit daun ini sudah menyerang lahan karet di Sumsel sejak lama, namun belakangan serangan penyakit daun ini makin mengkhawatirkan.
"Sudah beberapa tahun terakhir ini, dan sangat berpengaruh pada kuantitas karet dan membuat penghasilan petani semakin terpuruk, dengan harga dan hasil yang rendah," jelasnya.
Diungkapkan Alex, dengan kondisi penyakit daun karet tersebut pohon karet yang terpapar mengurangi kuantitas karet yang dihasilkan. Akibatnya, hasil karetpun tak sesuai harapan petani.
"Selain harga masalah ini jadi perhatian kami sebagai pengusaha, sebab sudah pasti pengaruhnya pada produksi di Sumsel dan ekspor kita," ungkapnya.
Dampak itu pun sudah mulai dirasakan, dimana kata Alex, saat ini produk/ekspor karet sumsel turun 20 persen. "tapi saya perkirakan lebih karena faktor cuaca dan penyakit pohon karet," katanya.
Kekhawatiran lainnya juga soal banyaknya alih fungsi lahan karet di Sumsel, baik untuk penanaman komoditas lain hingga untuk dijadikan lokasi perumahan. Menurutnya, hal ini tak terlepas dari kekecewaan petani terhadap harga yang rendah beberapa waktu lalu.
"Harga karet sangat tergantung pada pasaran dunia yang tergambar pada bursa Sicom Singapore. Namun, memang beberapa waktu yang lalu harga sempat menembus 1.5 USD per kg, saat ini harga melemah di 1.47 USD per kg," jelasnya.
Meski demikian, Ia optimis komoditi karet masih sangat menjanjikan terlebih,
Pemerintah sudah menujukkan keperduliannya terhadap karet dan nasib petani karet.
"mudah-mudahan akan lebih banyak program inovatif untuk karet," tutupnya. (Cr26)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/hama-karet.jpg)