Masa kecil Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Firli MSi yang Dulunya Jualan Spidol di Taman Ria Sriwijaya

Napak Tilas Irjen Pol Firli (Kapolda Sumsel), Dari Berjualan Kaki 16 KM ke sekolah Hingga Jualan Spidol di Taman Ria Sriwijaya

Masa kecil Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Firli MSi yang Dulunya Jualan Spidol di Taman Ria Sriwijaya
SRIPOKU.COM/LENI JUWITA
Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Firli MSi menyambut tangan seorang ibu yang pulang dari sawah di Desa Lontar Kecamatan Muarajaya Kabupaten OKU saat pulang kampung. 

Napak Tilas Irjen Pol  Firli (Kapolda Sumsel), Dari Berjualan  Kaki 16 KM ke sekolah Hingga  Jualan  Spidol di Taman Ria Sriwijaya

SRIPOKU.COM - NAPAK tilas   Kapolda Sumsel  Irjen Pol Drs Firli MSi  semasa kecil di kampung halamannya Desa Lontar Kecamatan Muarajaya Kabupaten Ogan Komering Ulu  dilalui penuh tantangan dan pahit getirnya perjuangan hidup.

Desa Lontar merupakan desa  dikawasan seberanag Sungai Ogan   dan tidak memiliki akses  keluar .  Untuk  menuju jalan raya (jalan aspal ) harus berjalan kaki melewati pematang sawah dan tiga kali melewati jembatan (jembatan kayu 2  buah dan  1 buah jembatan gantung darurat).  

Di sinilah 55 tahun silam ,  Firli dilahirkan.  Siapa numgsu dari enam bersaudara anak pasangan Bahuri (ayah) dan Tamah (ibu) kini menjadi  jenderal  bintang dua yang  diberi amanah  memegang tampuk pimpinan Polda  Sumsel.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli Ungkap Kerinduan Pada Mendiang Ayah dan Perjuangan Berat Masa Kecil

Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Firli MSi Nyekar ke Makam Orang Tuanya Di Desa Lontar OKU

Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli Gelar Baksos Bantu Korban Kebakaran di Kelurahan 1, 3-4 Ulu Palembang

Napak tilas perjuangan semasa kecil   dikisahkan kembali oleh Kapolda Sumsel  Irjen Pol Drs Firli MSi saat pulang kampung bersama isterinya Ny Dra Ardina Safitri bersama  puteri dan putera Kapolda masing-masing  Rizqa  Agustin Ananda Putri dan Rizqi Arfiananda Dhira Putra. Kapolda Sumsel pulang kampung untuk nyekar kemakam orang tuanya Sabtu (29/6/2019) lalu.

Untuk mengenang kembali masa-masa kecilnya,  lulusan AKPOL 1990 ini memilih  berjalan kaki dari jalan raya Desa Tangsilontar Kecamatan Pengandonan  menuju rumahnya di Desa Lontar Kecamatan Muarajaya  .

Sepanjang perjalanan, ayah dua anak ini dengan semangat menceritakan perjuangannya waktu dibangku Sekolah Dasar (SD) yang sudah menjadi yatim sejak ayah meningga  tahun 2974.

Ibunda Firli membesarkan dan mendidik  Firli bersama lima saudaranya masing-masing   Rusibah.Sismiana,  Iskandar, Makmulhadi , Busri  dengan segala keterbatasan. Kehidupan Firli bersaudara penuh dengan tantangan dan ujian.

Kapolda Irjen Pol Firli Kenang Masa Kecil, Teteskan Air Mata Lihat Rumah Panggung Korban Kebakaran

Video Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli Disambut Tari Sekapur Sirih dan Pedang Pora

Tiba di Mapolda, Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Firli MSi Tanyakan Lapangan Pekerjaan

Kerasnya kehidupan membuat Firli terlatih dan tanggap serta  tidak kenal kata menyerah.  Waktu SD Firli sudah bisa membeli sepeda  hasil keringat sendiri  dengan menyadap karet setelah pulang sekolah.

Uang hasil penjualan karet ditabung selama 3 bulan untuk membeli sepeda.

Halaman
12
Penulis: Leni Juwita
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved