Berita Palembang

BPOM Palembang Akui Miliki Keterbatasan Awasi Penjualan Makanan, Obat-obatan dan Kosmetik Via Online

BPOM Palembang Akui Miliki Keterbatasan Awasi Penjualan Makanan, Obat dan Kosmetik Via Online

BPOM Palembang Akui Miliki Keterbatasan Awasi Penjualan Makanan, Obat-obatan dan Kosmetik Via Online
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Kepala Balai Besar POM di Palembang Dra Hardaningsih Apt MHSM 

BPOM Palembang Akui Miliki Keterbatasan Awasi Penjualan Makanan, Obat dan Kosmetik Via Online

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Munculnya banyak bisnis makanan, obat-obatan dan kosmetik yang penjualannya secara online di media sosial diakui Balai Besar POM di Palembang perlu mengawasi produk yang diperjualbelikannya.

Kepala Balai Besar POM di Palembang Dra Hardaningsih Apt MHSM didampingi Kabid Pemeriksaan Nora dan Kabid Penindakan Teddy Wirawan mengatakan, meskipun belum ada payung hukum khusus untuk menindak penjualan makanan, obat, kosmetik secara online yang melanggar izin edar, namun BPOM tetap melakukan penindakan.

"Sebenarnya kita juga kalau ketemu ya tetap kita tindak saja. Cuma kalau dengan adanya payung hukum itu masyarakat juga akhirnya paham."

Kapten Vincent Raditya Bongkar Nama Asli Lucinta Luna, Ternyata Ketahuan Dari Sini Perlu Identitas

Ternyata Fairuz A Rafiq Orang Kaya, Nikita Mirzani Bandingkan Barbie Kumalasari dan Galih Ginanjar

Pernah Berpelukan Nikita Mirzani Mendadak Sindir Habis Barbie Kumalasari Sampai Sebut Nggak Pantes

BPOM Sita Takjil Berformalin, Terutama Tahu dan Mi

"Orang yang mau jualan juga harus paham aturan hukumnya ini lho. Oh saya ternyata hanya boleh menjual kosmetik yang sudah terdaftar di BPOM."

"Berarti dia gak boleh menjual sembarang produk yang dia impor dari mana-mana itu," ungkap Naning.

Mantan Direktur Pengawasan Distribusi dan Pelayanan Obat, Narkotika, Psikotropika dan Prekursor BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) mengatakan kalau izin edar itu kan dari BPOM, kosmetik, obat tradisional, suplemen maupun makanan dan pangan yang diperjualbelikan online itu nanti harus yang terdaftar.

"Gimana ya caranya masyarakat bisa mengecek ini produk ini terdaftar apa belum? Ada aplikasi yang namanya cek BPOM yang bisa diunduh dari playstore, diinstal. Nanti dibuka."

"Kalau dia itu ada nomornya, masukkan aja nomornya. Kalau itu benar, dia akan dijawab bahwa oh benar produk ini, nomornya sekian, namanya sekian. Makanya konsumen diajarkan cek KLIK izin edar," kata mantan Kepala Balai Besar POM di Surabaya.

Halaman
123
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved