Tak Perlu Obat, Begini Cara Mengatasi Gangguan Sulit Tidur Atau Insomnia

Dalam level yang akut dan kronis, insomnia perlu ditangani secara intensif dengan terapi atau pengobatan dari ahli kesehatan dengan terapi psikologis

Tak Perlu Obat, Begini Cara Mengatasi Gangguan Sulit Tidur Atau Insomnia
SRIPOKU.COM/REFLI PERMANA
Sulit tidur di malam hari atau insomnia, salah satunya, bisa membuat tubuh tidak segar ketika bangun. (foto ilustrasi diperankan Baby Queen) 

SRIPOKU.COM -- Sering mengalami gangguan tidur, sulit tidur misalnya?

Gangguan tidur atau sulit tidur dikenal juga dengan sebutan insomnia.

Insomnia biasanya diikuti oleh kantuk di siang hari, energi rendah, mudah marah, dan suasana hati yang tidak stabil.

Namun, perlu diketahui bahwa diagnosis insomnia sendiri tidak dapat diberikan begitu saja tanpa pemeriksaan oleh ahli kesehatan, seperti dokter, psikolog, atau psikiater.

Lautan Manusia Penuhi BKB, Pagelaran Maxi Yamaha Day 2019, Diawali Service Gratis

Pemudik Buktikan Irit dan Handalnya Karimun, Tak Hanya di Jalan Mulus

Mulai Agustus, Semua Ponsel BM Akan Segera Diblokir, Cek Ponsel Anda

Susah Tidur.
Susah Tidur. (http://health.kompas.com)

Kemunculan insomnia dapat mengganggu fungsi harian orang yang mengalaminya, karena jumlah waktu tidur yang tidak efektif akan berakibat pada penurunan konsentrasi dan energi dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Insomnia dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari alasan yang terkait dengan kondisi fisik atau fisiologis, hingga alasan psikologis.

Alasan yang terkait dengan kondisi fisik ini bisa jadi sangat sederhana seperti keadaan ruang tidur yang kurang nyaman, suhu yang terlalu panas atau terlalu dingin, atau kebisingan.

Contoh lain misalnya disebabkan oleh adanya perubahan shift kerja hingga mengharuskan seseorang terjaga sepanjang malam, atau misalnya perubahan zona waktu setelah menempuh perjalanan lintas negara atau lintas benua (jet lag).

Kondisi-kondisi yang memaksa perubahan dalam rutinitas tidur seperti ini dapat mengganggu ritme tidur seseorang hingga menyebabkan munculnya insomnia.

Sementara itu, faktor psikologis penyebab insomnia dapat berupa adanya beban pikiran yang menumpuk, tekanan dalam pekerjaan, dan alasan-alasan lain yang membebani kondisi psikologis seseorang hingga membuatnya sulit tidur.

Tidak Sama, Ini Cara Membedakan Antara Lelah dan Ngantuk

7 Manfaat Penting Konsumsi Pepaya Bagi Bayi, Mulai Dari Pencernaan, Kekebalan Tubuh, Hingga Kanker

Mulai Tahun Depan, Xiaomi Black Shark dan Redmi Akan Luncurkan Smartphone 5G

Halaman
12
Editor: ewis herwis
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved