Berita Palembang

Kosgoro Siapkan 6 Pengacara Senior dan Konsultan Politik Bantu Masyarakat

Kosgoro Siapkan 6 Pengacara Senior dan Konsultan Politik Bantu Masyarakat

Kosgoro Siapkan 6 Pengacara Senior dan Konsultan Politik Bantu Masyarakat
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Kosgoro Siapkan 6 Pengacara Senior dan Konsultan Politik Bantu Masyarakat 

Kosgoro Siapkan 6 Pengacara Senior dan Konsultan Politik Bantu Masyarakat

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Guna tanggap membantu masyarakat yang membutuhkan, Kosgoro menyiapkan enam pengacara senior dan konsultan politik.

Ketua Dewan Pertimbangan Organisasi Kosgoro Sumsel, Datuk DR H Ramli Sutanegara JP SH MSi mengatakan, Kosgoro harus terus eksis membantu masyarakat.

"Kosgoro ini jangan tergantung kepada kekuatan politik atau pemerintah, dia harus eksis terus karena masyarakat membutuhkan bantuan Kosgoro segala bantuan," ungkap Datuk DR H Ramli Sutanegara JP SH MSi di hadapan ratusan undangan saat meresmikan penempatan Kantor Pelayanan Kosgoro Group di Jl Angkatan 45 No 1088A (samping kantor XL), Kamis (27/6/2019).

Menurut Ramli, kantor yang berada di Jl Soekarno Hatta tetap beraktivitas, sementara kantor yang baru ini sifatnya bantuan hukum dan konsultasi politik dan perdagangan.

"Jadi orang yang memimpin politik yang memberikan nasehat politik adalah orang yang sukses dalam politik. Orang yang menasehati masalah perdagangan adalah yang sukses dalam perdagangan, orang yang membidangi hukum adalah orang yang sukses dalam bidang hukum," ujar mantan anggota DPRD Sumsel dua periode dan anggota MPR RI (1999-2004).

Hadirnya Kantor Pelayanan Kosgoro Group ini diakuinya atas permintaan keluarga besar Kosgoro, pengusaha, maupun politisi mengingat keadaan sekarang ini perlu konsultasi urun rembuk.

"Kita tahu situasi setelah reformasi ini banyak perubahan dalam pola. Kita lihat dalam pemilu tadi banyak money politic. Terkadang yang memiliki bakat politik dijual dia kalah dengan orang yang memiliki kemampuan finansial. Kedua, masalah hukum kita tahu hukum ini terkait kadang-kadang perlakuan dari oknum-oknum tertentu yang merugikan masyarakat di bidang hukum ini," bebernya.

Kemudian di bidang perdagangan juga begitu. Orientasi perdagangan sudah mendunia tidak ada sekat-sekat batas lembaga yang bisa memberikan tuntunan konsultan, pembelaan.

Halaman
12
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: adi kurniawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved