Berita Pali

Anggaran Pembangunan RS Pratama PALI Ditambah Rp17 M, Ditarget Fungsional Akhir Tahun

Anggaran Pembangunan RS Pratama PALI Ditambah Rp17 M, Ditarget Fungsional Akhir Tahun

Anggaran Pembangunan RS Pratama PALI Ditambah Rp17 M, Ditarget Fungsional Akhir Tahun
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Plt Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Rakyat (Perkim) Kabupaten PALI, Irwan ST MM 

Anggaran Pembangunan RS Pratama PALI Ditambah Rp17 M, Ditarget Fungsional Akhir Tahun

Laporan Wartawan Sripoku.com, Reigan Riangga

SRIPOKU.COM, PALI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali menambah anggaran pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama yang berada di Kecamatan Tanah Abang sebesar Rp17 Miliar untuk mempercepat penyelesaian pembangunan.

Plt Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Rakyat (Perkim) Kabupaten PALI, Irwan ST MM mengatakan, pada anggaran 2019 ini pihaknya telah menganggarkan sebesar Rp17 Miliar untuk penyelesaian RS Pratama.


Menurut dia, dengan anggaran tersebut, akan dikerjakan untuk pembangunan rumah dinas dokter, rumah inap perawat, selasar penghubung, penyelesaian gedung-gedung yang belum selesai.


"Tahun ini kita anggarkan Rp 17 Miliar, dan ini merupakan tahap ke-4. Jadi sejak Senin kemarin para pekerja sudah mulai melakukan pembangunan," katanya.

Irjen Pol Firli : Menangkap Pelaku Kejahatan yang Masih Berkeliaran, Itu Tanggung Jawab Saya

Pemkab Muba Fasilitasi Itsbat Nikah Terpadu, 800 Pasangan Bakal Dapat Buku Nikah

Madura United Hadapi PSM Makassar di Babak Semifinal Piala Indonesia

 

Beberapa sisi pembangunan Rumah Sakit Pratama ini tinggal tahap penyelesaian, seperti pada dinding tinggal melakukan pengecetan serta pemasangan lantai.

"Ada juga gedung yang masih berupa tiang dan ini yang akan kita selesaikan semua. Targetnya bulan Desember 2019 nanti seluruh pekerjaan sudah rampung," jelasnya.


Kendati direncanakan rampung pada Desember 2019 nanti, namun diakui Irwan, masih ada beberapa yang masih dikerjakan pada 2020 nanti.


Seperti taman, lahan parkir, penimbunan lahan, lanskape, termasuk Alat Kesehatan (Alkes).

"Semuanya masih membutuhkan sekitar Rp 20 Miliar lagi. Karenanya, kita berharap kembali dapat bantuan dari Pemprov Sumsel untuk pengadaan Alkes. Pastinya tahun 2019 sudah fungsional," jelasnya.

Penulis: Reigan Riangga
Editor: adi kurniawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved