Walau Belum Jadi Syarat Masuk Sekolah, 50 Persen Anak di PALI Sudah Miliki KIA

lebih dari 50 persen anak di Kabupaten PALI sudah memiliki KIA. Kedepan ini akan kita tingkatkan lagi dengan cara jemput bola," ungkap Kepala Disdukc

Walau Belum Jadi Syarat Masuk Sekolah, 50 Persen Anak di PALI Sudah Miliki KIA
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Kepala Disdukcapil PALI, Rismaliza. 

SRIPOKU.COM, PALI -- Pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) di Kabupaten PALI (Penukal Abab Lematang Ilir) begitu antusias diikuti para orang tua. 

Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) PALI, jumlah keseluruhan anak dibawah 17 tahun di Bumi Serapat Serasan berjumlah 55.480 orang anak. 

Sementara untuk anak yang sudah memiliki KIA berjumlah 38.921 orang. 

Data tersebut berdasarkan sejak pertama kali Disdukcapil Kabupaten PALI meluncurkan program pembuatan KIA pada April 2016 lalu. 

"Alhamdulillah, lebih dari 50 persen anak di Kabupaten PALI sudah memiliki KIA. Kedepan ini akan kita tingkatkan lagi dengan cara jemput bola," ungkap Kepala Disdukcapil PALI, Rismaliza, Rabu (26/6/2019).

Menurut Rismaliza, untuk anak yang telah miliki KIA didominasi anak sekolah PAUD sampai SD dengan rentan usia 5-10 tahun. 

Sementara untuk siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) seakan masih minim, lantaran usianya hampir mendekati 17 tahun, sehingga menunda untuk langsung membuat EKTP (Elektronik Kartu Tanda Penduduk).

“Untuk anak yang sudah banyak memiliki KIA itu siswa PAUD dan SD. Kita juga ada Desa percontohan GISA (Gerakan Indonesia Sadar Administrasi) di Desa Betung dan Pandan Kecamatan Abab dan Tanah Abang," ujarnya.

Untuk mengurus KIA, kata Rismaliza, sangat mudah, sebab untuk pembuatan KIA bisa ditunggu.

 “Persyaratannya cukup bawa Kartu Keluarga (KK) dan Akte Kelahiran Anak sertakan juga pas foto bagi anak usia 5 tahun sampai usia satu hari sebelum berumur 17 tahun,” katanya.

Sementara itu, menyikapi masih adanya sekolah yang belum mencantumkan syarat adanya KIA pada penerimaan siswa baru, pihaknya bakal melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan. 

“Kita akan koordinasi dengan Disdik agar memasukan syarat memiliki KIA bagi calon siswa baru agar pengurusan administrasi kependudukan bagi anak semakin tinggi,” harapnya.

Sementara, Plt Kepala Dinas Pendidkan Kabupaten PALI, Kamriadi berkata, sementara ini pihaknya belum mewajibkan syarat bagi siswa yang baru harus sudah memiliki KIA. 

"Memang untuk sementara ini KIA belum menjadi syarat wajib untuk anak masuk sekolah baru. Kedepan akan terus kita upayakan sesuai intruksi dari pusat," katanya.(cr2)

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved