Rencana Bangun Kereta Gantung , Walikota Pagaralam Tawarkan Keindahan Gunung Dempo Keinvestor

Alpian Maskoni terus menawarkan keindahan alam Pagaralam kepada sejumlah investor untuk bisa dikembangkan. Hal ini bertujuan agar wisata yang ada bisa

Rencana Bangun Kereta Gantung , Walikota  Pagaralam Tawarkan Keindahan Gunung Dempo Keinvestor
SRIPO/WAWAN SEPTIAWAN
Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni 

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Melihat terus meningkatnya kunjungan wisata ke Kota Pagaralam akhir-akhir ini membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam harus bisa memberikan wahana dan objek wisata menarik kepada wisatawan. Untuk itu Pemkot mulai merencanakan pembangunan wahana baru dikawasan Gunung Dempo.

Keindahan alam Pagaralam merupakan modal utama wisata di Pagaralam. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri untuk wisatawan. Bahkan objek wisata yang ada di Pagaralam lebih banyak merupakan wisata alam mulai dari air terjun sampai keindahan Gunung Dempo.

Untuk itu Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni terus menawarkan keindahan alam Pagaralam kepada sejumlah investor untuk bisa dikembangkan. Hal ini bertujuan agar wisata yang ada bisa dikelolah oleh investor berpengalaman.

"Kita sudah mulai menawarkan keindahan wisata alam Pagaralam kesejumlah investor. Bahkan saya sudah mengajak investor untuk menjajaki Gunung Dempo agar bisa dibangun kereta gantung," ujarnya kepada sripoku.com, Rabu (26/6/2019).

Rencananya jika ada investor yang sangup membangun kereta gantung maka akan dibuat dari titik lending Paralayang sampai ke kawasan Tugu Rimau diketingian 1.500 MDPL.

"Dengan adanya kereta gantung maka alam Gunung Dempo bisa dinikmati dari atas oleh wisatawan. Dan wisatawan tidak perlu lagi menggunakan mobik atau motor jika ingin sampai ke Tugu Rimau hanya cukup naik kereta gantung," katanya.

Pihaknya memerlukan investor untuk membangun kereta gantung tersebut disebabkan biaya untuk membangunnya memerlukan biaya cukup besar.

"Diperkirakan biaya pembangunan mencapai Rp150 sampai Rp200 miliar. Jika harus pakai APBD Pagaralam maka akan banyak pembangunan yang dikorbankan. Namun kita akan tetap berusaha pembangunannya menggunakan angaran kita sambil meminta bantuan dari Pemprov dan pusat," jelasnya.(one)

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved