Berita OKU Timur

Peringatan HANI di Kabupaten OKU Timur Diwarnai Pemusnahan Barang Bukti Sabu-Sabu Rp 2 Miliar

Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) di Kabupaten OKU Timur diwarnai pemusnahan narkoba jenis sabu-sabu senilai Rp 2 Miliar.

Peringatan HANI di Kabupaten OKU Timur Diwarnai Pemusnahan Barang Bukti Sabu-Sabu Rp 2 Miliar
SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA
Bupati OKU Timur didampingi Unsur Forkominda saat memusnahkan narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 2 Kilogram. 

Laporan wartawan sripoku.com, Evan Hendra

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) di Kabupaten OKU Timur diwarnai pemusnahan narkoba jenis sabu-sabu senilai Rp 2 Miliar, Rabu (26/6/2019).

Pemusnahan dilakukan langsung oleh Bupati OKU Timur HM Kholid MD didampingi Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) OKU Timur AKBP Gendi Marzanto SH MH serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Rabu (26/6).

Pemusnahan barang bukti hasil pengungkapan Mapolres OKU Timur yang diduga akan diedarkan di OKU Timur tersebut dilakukan dengan cara di blender yang sebelumnya dilakukan uji labfor terlebih dahulu yang dilaksanakan oleh tim dari Mapolda Sumsel.

Pemusnahan barang bukti tersebut selain diblender juga dicampur dengan cairan khusus yang selanjutnya dibuang ke kloset dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian.

Bupati OKU Timur HM Kholid MD mengatakan, OKU Timur dengan luas wilayah 3.370 Kilometer (KM) persegi dan jumlah penduduk hampir 700 ribu jiwa menjadi tempat yang sangat potensial dalam peredaran gelap narkotika.

Pengungkapan narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 2 kilogram tersebut selain menjadi prestasi bagi pihak kepolisian, sekaligus menjadi musibah bagi daerah yang membuktikan bahwa Peredaran narkoba di OKU Timur cukup tinggi.

Eko Kuras Isi Rumah Firdian di Kecamatan Gelumbang Muaraenim Pakai Gerobak Dorong

Berdalih Dari Leasing, Begal Ini Berhasil Bawa Kabur Motor Korbannya

Otak Pelaku Aksi Begal di Palembang Ini Keok Ditembak Tim Tekab 134 Satreskrim Polresta Palembang

"Khusus di OKU Timur peredaran narkoba banyak terjadi di desa-desa khususnya saat terjadi pesta dan organ tunggal (OT). Peredaran narkoba di OKU Timur dilakukan secara terselubung pada pesta-pesta di masyarakat yang akan menjadi tugas dan tanggungjawab kita bersama untuk memberantasnya," katanya.

Sementara Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) OKU Timur AKBP Gendi Marzanto SH MH menambahkan, peringatan HANI tahun 2019 dilakukan secara serentak di seluruh dunia sebagai bentuk perlawanan dunia terhadap narkotika.

Untuk di OKU Timur kita melakukan perlawanan terhadap narkoba dengan tiga cara mulai dari Pencegahan, Sosialisasi dan Rehabilitasi.

"Upaya-upaya pencegahan dan sosialisasi sudah dan terus kita lakukan. Bahkan hari ini kita menunjuk tiga orang relawan anti narkoba. Sementara untuk rehabilitasi sejauh ini kita sudah lakukan terhadap 4 orang. Untuk OKU Timur sendiri menempati peringkat 10 peredaran narkoba di Sumsel," jelasnya. 

Penulis: Evan Hendra
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved