Jamkrida Bidik Lahat dan Baturaja, Hadirkan Unit Layanan

Gunamempermudah masyarakat mendapatkan penjaminan kredit, PT Penjaminan Kredit Daerah atau (Jamkrida) Sumatra Selatan berencana membuka unit layanan d

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Gunamempermudah masyarakat mendapatkan penjaminan kredit, PT Penjaminan Kredit Daerah atau (Jamkrida) Sumatra Selatan berencana membuka unit layanan di Lahat dan Baturaja. Pembukaan dua unit kantor perwakilan tersebut, merupakan bagian dari upaya memaksimalkan potensi bisnis yang ada di wilayah tersebut.

Wagub Sumsel Mawardi Yahya Ganti Dirut dan Komisaris Utama Jamkrida Sumsel

Alex Noerdin Apersiasi Capaian Kerja Jamkrida Sumsel. Tambah Suntikan Modal Rp10 Miliar

"Pembukaan kantor unit juga berdasarkan pertimbangan potensi daerah atau bisnis dan yang kedua letak geografis. Kami ingin jangkauan kami juga semakin luas," kata, Syahrul Yahya, Direktur Utama PT Jamkrida Sumatra Selatan (Sumsel), Senin (24/6/2019). Dia katakan, sebelumnya layanan untuk wilayah Lahat, bergabung dengan wilayah kerja Lubuklinggau yang juga membawahi Mura, Muratara, Empat Lawang Lahat dan Pagaralam.

"Sedangkan untuk wilayah Baturaja memang hingga kini belum ada kantor unit. Pembukaan kantor unit ditujukan untuk mengakomodir masyarakat di wilayah Baturaja, Muara Dua dan Martapura," katanya. Syahrul melanjutkan, saat ini masyarakat juga bisa memanfaatkan beragam produk Jamkrida yang difokuskan untuk penjaminan kredit perbankan maupun Surety Bond.

Menurut Syahrul, ada lima produk yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk penjaminan kredit perbankan yang diajukan ke bank daerah, khususnya Bank Sumsel Babel (BSB). Pertama, penjaminan kredit konsumtif dengan penjaminan risiko jiwa dari Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan kredit macet sampai dengan 100 persen. Besaran penjaminan kredit yang dapat di-cover hingga Rp750 juta.

Kedua, jaminan kredit konstruksi 75 yang akan dijamin hingga 75 persen dan besaran penjaminan hingga Rp1 miliar. Kemudian ketiga, penjaminan Kredit Usaha Kecil Pedesaan (Kupedes) dengan penjminan 100 persen untuk jiwa dan PHK 75 persen. Besaran penjaminan maksimum Rp300 juta.

Keempat, penjaminan Kredit Usaha Mikro (KUM) dengan penjaminan 100 persen untuk jiwa dan kredit nacet 75 persen. Adapun besaran dana penjaminan Rp50 juta.Terakhir, KUR Online yang dijamin 75 persen. Khusus untuk ini besaran dana jaminan terbagi menjadi dua yakni untuk kredit Mikro Rp25 juta dan KUR kecil Rp500 juta.

"KUR online ini adalah layanan terbaru yang memungkinkan proses pengajuan penjaminan lebih cepat dan efisien karena dilakukan by sistem dan paperless, tidak menggunakan banyak dokumen fisik," jelas dia.Selain kredit perbankan, Jamkrida Sumsel juga memiliki produk lain yaitu Seruty Bond. Produk ini, ujar Syahrul, adalah produk penjaminan untuk pekerjaan konstruksi, pengadaan barang dan jasa.

Produk ini menyasar kalangan pengusaha konstruksi terutama kontraktor di lingkungan kabupaten/kota, APBD dan APBN yang memiliki proyek pekerjaan di wilayah Sumsel.Produk ini pun memiliki keunggulan berupa efisiensi dalam proses pengajuan penjaminan. Jika biasanya pihak kontraktor harus melalui bank untuk melakukan asuransi kredit, lalu setelahnya ke Jamkrida namun di Jamkrida kontraktor bisa langsung memotong jalur sehingga tidak harus melalui pihak perbankan."Bila biasanya harus membayar dua kali, ibaratnya premi. Di Jamkrida kontraktor hanya perlu membayar satu kali saja." ujarnya. (mg3)

Penulis: Jati Purwanti
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved